Rabu, 1 April 2020

Pasca Bencana 2014 di Sulut, BNPB Siap Kucurkan Rp 55 Miliar

manado

Rakor penanggulangan pasca bencana.(ist)

MANADO, (manadoterkini.com) – Pasca bencana banjir dan tanah longsor di Kota Manado dan sekitarnya medio Januari 2014, hingga kini belum juga ada realisasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Provinsi Sulut. Tak ayal, dalam waktu dekat pihak BNPB bersama Pemprov Sulut siap mengucurkan anggaran sekira Rp 55 Miliar untuk penanganan pasca bencana tersebut.

“Pemprov Sulut telah berkomitmen dengan BNPB untuk menyediakan anggaran kurang lebih sebesar Rp 55 Milyar. Dimana alokasi distribusi pada sektor permukiman yaitu penyediaan lahan relokasi permukiman, jalan, air bersih dan listrik sebesar 49 milyar dan disektor infrastruktur Rp 1,2 Milyar serta sektor lainnya yaitu perbaikan kantor sebesar Rp 4,3 Milyar,”jelas Wagub Sulut Dr Djouhari Kansil MPd saat membuka Rakor teknis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut, yang berlangsung di Aula Huyula Kantor Gubernur, Kamis (4/12) kemarin.

Kansil menyebutkan, kegiatan-kegiatan ini telah berproses dan tertampung dalam DPA mulai tahun Anggaran 2014, 2015 dan 2016. Demikian halnya komitmen pemerintah Kabupaten/Kota dengan BNPB, untuk pemulihan pasca bencana, yaitu menyediakan anggaran secara bertahap dan berkelanjutan, yang terdiri dari Manado Rp 119,5 M, Minahasa Rp 23 M, Minsel Rp 24 M, Minut Rp 22 M serta Tomohon 0,5 M.

Kesempatan itu Kansil berharap, kepada Deputi Rehabilitasi dan rekonstruksi BNPB kiranya segera mempercepat realisasi bantuan dana bansos sebesar Rp 209 M dari BNPB yang diperuntukan untuk perbaikan sektor perumahan. Dimana anggaran tersebut sudah sangat dibutuhkan dan betul-betul sedang dinanti-nantikan oleh seluruh masyarakat yang menjadi korban bencana. “Disamping dana sektor infrastruktur ekonomi dan sosial senilai Rp 325 M kiranya mendapat perhatian dari kepala BNPB sebab kegiatan ini sangat dibutuhkan dalam rangka pemuliahn prasarana dan sarana umum sosial di Provinsi Sulut,”ujar mantan Kadis Diknas Pemprov Sulut itu.

Kegiata tersebut diikuti instansi terkait dari Kabupaten/Kota se-Sulut turut dihadiri Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Harmensyah, Kapusdiklat BNPB Bagus Cahyono, Direktur Pemulihan dan Peningkatan Sosial Ekonomi BNPB Susanto, Kasubdit Mitigasi Pengurangan Resiko Bencana Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Ir Anita Pane ME, serta kaban BPBD Sulut ir Noldy Liow.(tim)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*