Kamis, 2 April 2020

Flying Indonesian Berbagi Kasih Bersama 100 Penyapu Jalan

Kandores : Club Otomotif Bikin Iven Otomotif, Itu Sudah Biasa

manado

Aksi Flying berbagi kasih dengan penyapu jalan.(ist)

MANADO, (manadoterkini.com) – Di tahun ini cukup banyak club otomotif menggelar iven-iven otomotif, seperti drag race, road race, gass track hingga salon test. Namun bagi Flying Indonesian, itu adalah hal biasa untuk dilakukan sebuah organisasi otomotif.

Menurut mereka, yang luar biasa itu ketika klub otomotif terpanggil untuk melakukan kegiatan-kegiatan sosial. Seperti yang dilakukan Flying Indonesian Executive Club, Sabtu 6 Desember, akhir pekan kemarin. Dalam menyambut natal, Flying Indonesian kembali menggelar aksi sosial dengan memberikan bantuan natura kepada 100 penyapu jalan yang tersebar di Kota Manado.

Selain berbagi bersama penyapu jalan, ada juga sejumlah anak cacat yang diberikan bantuan oleh klub otomotif senior di Sulawesi Utara ini. “Ini sudah menjadi agenda rutin kami, dimana setiap Desember pasti ada kegiatan seperti ini. Menurut kami ini sangat penting, karena meski terlahir sebagai klub otomotif, namun kegiatan-kegiatan sosial seperti ini sangat penting dilakukan karena pastinya memiliki makna yang besar,” terang Ketua Umum Flying Indonesian, Jandry Kandores diamini Sekretaris David Ch Kalalo dan Bendahara Brenda Masengi.

Mereka mengatakan, bantuan yang disalurkan adalah berupa bahan natura yang menjadi kebutuhan pokok sehari-hari. “Seperti gula, kopi, beras dan bahan natura lainnya. Semua kita kemas dalam satu kantong plastik besar, dan diberikan kepada penyapu jalan dan anak cacat,” tutur ketiganya.

yhaDijelaskan, bantuan tersebut terkumpul atas inisiatif para anggota di Flying Indonesian serta memanfaatkan bantuan dana hibah yang diberikan Pemerintah Kota Manado tahun ini. “Kami mendapat bantuan dana hibah dari Pemkot Manado. Nah kami berpikir bantuan dari pemerintah ini sejatinya adalah berkat untuk mereka penyapu jalan dan anak cacat yang dititipkan melalui Flying Indonesian. Jadi kami salurkan,” jelas Kandores tanpa merinci berapa nominal bantuan tersebut. “Pokoknya diatas Rp 10 juta, dibawah Rp50 juta. Yang jelas, Flying Indonesian juga sangat berterima kasih kepada Pak Walikota dan Wakil Walikota yang telah merealisasikan permohonan bantuan kami,” tutur Kandores tersenyum.

Penyaluran bantuan bagi para penyapu jalan dan anak cacat dikemas dengan title, “Flying Indonesian Berbagi Kasih 2014”. Dan aksi ini digelar pada subuh hari, dimulai dari Wilayah Malalayang, Bahu, Boulevard, Jalan Sam Ratulangi, Rike, Tikala dan Paal Dua. “Lewat momen ini, kami mengajak teman-teman dari klub otomotif lain untuk bisa menggelar kegiatan seperti ini. Kalau perlu lebih dari yang kami lakukan. Sebab, klub otomotif gelar iven otomotif, itu sudah biasa. Jangan terlalu bangga dengan kegiatan-kegiatan seperti itu,” tukas Kandores diamini sejumlah personel FIEC seperti Sonny Watty, Cliefford Rondonuwu, Vivien Octavia, Laura Rantung, Hendra Kodoati, Brando Kaunang, Rian Rantung, Revalino Tumakaka, Tania Angkouw, Ivan, Rio, Michael Tindage serta anggota lainnya.

Diketahui pada tahun lalu, Flying Indonesian berhasil memecahkan rekor IMI Sulut karena sukses menggelar kejurda auto-moto drag race sebanyak dua seri hanya dalam waktu tiga bulan.(*/ald)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*