Rabu, 1 April 2020

Pasiar Bendi Jadi Tradisi Warga Langowan di Hari Natal

LANGOWAN, (manadoterkini.com) – Ibadah perayaan Natal di sejumlah gereja di Minahasa pada 25 Desember, berlangsung lancar dan aman tanpa gangguan. Suasana serupa juga terlihat saat ibadah Natal kedua, pada Jumat (26/12) kemarin.

Menariknya, ada satu tradisi unik yang selalu dilakoni warga Langowan, usai ibadah di sejumlah gereja. Apa itu. setiap tanggal 25 dan 26 Desember, ratusan bendi di sepanjang ruas jalan raya Desa Wolaang hingga Karondoran, terlihat full penumpang. Setelah ditelusuri, pasiar bendi ini sudah menjadi ciri khas di Langowan saat Natal tiba. Bahkan ada tamu yang datang ke Langowan saat Natal dengan tujuan untuk pasiar bendi.

Ini pun membawa berkah tersendiri bagi kusir bendi asal Langowan dan sekitarnya. Pengakuan sejumlah kusir bendi asal Langowan, omset yang mereka dapatkan saat Natal hari pertama mencapai 200 ribu. Itu pun diperoleh hanya dalam waktu empat jam saja, sejak pukul 14.00 WITA hingga 18.00 WITA. “Yah, memang kalo hari Natal, bendi laku skali. Soalnya setiap Natal pasti banyak orang yang suka nae bendi,” kata Om Yan, salah satu kusir bendi asal Desa Tempang.

Suasana semarak Natal juga terlihat di Kawangkoan, Tondano, serta Remboken. Meski berbeda dengan situasi di Langowan, namun meriah Natal sangat terasa. Sejumlah warga terlihat sibuk pasiar dari rumah ke rumah, mengunjungi sanak saudara dan kerabat untuk bersalam-salaman.(tr-3)

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*