Selasa, 19 November 2019

Penerimaan TPP Tak Merata, Sejumlah Guru di Boltim Protes

TUTUYAN, (manadoterkini.com) – Penerimaan Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) terhadap guru yang bersumber dari Dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dianggap tidak merata. Hal tersebut dikeluhkan oleh sejumlah guru yang bekerja dilingkup pemerintahan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Salah satu guru yang enggan namanya disebut, menuturkan tunjangan yang dibayarkan per triwulan itu, hingga kini tak kunjuang direalisasikan. “Untuk triwulan IV tunjangan kami malah tidak ada,” ujarnya saat bersua dengan manadoterkini.com Rabu (7/1).

Pernyataan yang sama diungkapkan guru lainnya, bahwa pembayaran TPP di Boltim sangat berbeda dengan daerah lainnya. “Contohnya Kotamobagu. Di mana para guru di sana, menerima TTP seperti biasanya,” sambung salah seorang guru asal Buyat.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Boltim Yusri Damopolii saat ditemui mengatakan, seluruh proses keuangan terutama tunjangan sertifikasi dan TTP sudah dibayarkan. “Semua tunjangan penghasilan yang bersumber dari dana APBN, seperti Sertifikasi dan TPP sudah selesai dibayarkan,” katanya

Ditambahkannya, menyangkut belum terbayarnya TTP bagi beberapa guru untuk triwulan IV, ada kemungkinan tidak termasuk dalam Surat Keputusan (SK). Jika tidak masuk dalam SK namanya, maka guru tersebut tidak bisa menerima pembayaran TPP.

“Kami hanya mengirim data-data ke pusat dan pemerintah pusatlah yang menentukan, karena setiap triwulan ada perubahan yang kami kirimkan. karena ada guru yang sudah mendapatkan Tunjangan Sertifikasi, itu tidak layak lagi mendapatkan TTP,” terangnya.(ojr)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*