Selasa, 12 November 2019

Dana Belum Dicairkan Karena Ada Kesalahan Data Penerima

Dari Tiga Ribuan Dana Sertifikasi, Tinggal 44 Yang Belum Disalurkan

manado

Walikota Manado GS Vicky Lumentut

MANADO, (manadoterkini.com) – Menjadi seorang Pemimpin sangatlah tidak mudah, apalagi dalam menanggulangi berbagai persoalan yang terjadi di wilayah yang dipimpinnya, terlebih dalam menghadapi berbagai keluhan dari masyarakat. Berbagai kritik bahkan fitnah yang harus diterima, padahal apa yang dikeluhkan oleh masyarakat belum tentu satu kesalahan dari Pemerintah setempat. Namun berbagai cara dilakukan oleh oknum-oknum tertentu untuk memprovokasi, seakan-akan apa yang menjadi keluhan-keluhan itu merupakan kesalahan dari Pemerintah.

Seperti keluhan para Guru-Guru yang ada di kota Manado, terkait dengan dana sertifikasi mereka. Berbagai upaya dilakukan Walikota Manado, Dr Godbless Sofcar Vicky Lumentut (GSVL) untuk menjawab keluhan para guru terkait masalah tersebut.

Bahkan untuk mencari tahu secara jelas kenapa dana sertifikasi guru masih belum disalurkan, pihaknya berkoordinasi langsung dengan Direktur Utama (Dirut) Bank Sulut.

Menurut Walikota GS Vicky Lumentut, pada tanggal 29 Desember 2014 lalu. Pihak Bank Sulut yakni Dirut dan salah satu petinggi Bank Sulut menemui Walikota diruang kerjanya, tujuan mereka untuk menjelaskan terkait dana sertifikasi kenapa belum tersalurkan kepada guru penerima dana itu padahal dana tersebut sudah berada di Bank Sulut.

Dijelaskan Walikota sesuai apa yang dikatakan oleh Dirut Bank Sulut, bahwa dari Tiga Ribuan dana sertifikasi yang sudah diterbitkan SP2D oleh Pemkot Manado, pada posisi Tanggal 24 Desember 2014 lalu tinggal 44 Dana Sertifikasi yang belum disalurkan. “Pihak Bank Sulut telah transfer dan clearing ke Rekening masing-masing guru penerima dana sertifikasi, karena mereka menggunakan bukan rekening Bank Sulut. Tapi karena rekening mereka Bank lain ada yang diretur akibat kesalahan penulisan nama dan nomor rekening, sehingga berkas mereka dikembalikan jadi tinggal 44 dana sertifikasi guru yang tersisa,” jelas Walikota GS Vicky Lumentut sesuai apa yang dikatakan oleh Dirut Bank Sulut, seraya menambahkan kalau saat itu langsung cepat dilakukan perubahan data oleh yang bersangkutan penerima dana itu, hari itu juga Tanggal 29 Desember langsung di cairkan. “Jadi kesalahan itu bukan dari Pemkot atau dari Bank Sulut, ternyata kesalahan itu dari penerima dana sertifikasi dan untuk bisa cepat cair berarti itu dari diri sendiri untuk cepat bertindak,” pungkas GSVL dan meminta instansi terkait untuk menjelaskan kepada masyarakat terkait hal ini.(tim)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*