Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita PilihanManadoPolitik

Tak Mau Program Pro Rakyat Mubazir, Alasan GSVL Maju Lagi di Pilwako Manado

×

Tak Mau Program Pro Rakyat Mubazir, Alasan GSVL Maju Lagi di Pilwako Manado

Sebarkan artikel ini
manado
Walikota GS Vicky Lumentut

MANADO, (manadoterkini.com) – Goodbless Sofcard Vicky Lumentut (GSVL) sudah terang-terangan menyatakan niatnya untuk maju kembali di Pilwako 2015. Bukan sebagai gagah-gagahan atau belum puas menyandang jabatan orang nomor satu di Kota Manado, namun ada beberapa alasan sampai dirinya ingin maju bertarung sebagai Wali Kota periode lima tahun kedepan.

Kepada wartawan, GSVL mengakui niat tulusnya maju kembali karena belum cukup pengabdianya untuk membesarkan nama Kota Manado. “Masih banyak program saya yang belum terealisasi untuk Kota Manado di periode pertama ini. Saya tak mau program pro rakyat yang saya canangkan akan mubazir,’’ tandas mantan birokrat tulen ini.

Sejak resmi dilantik sebagai Walikota bersama Wawali Harley Mangindaan, 8 Desember 2010 silam, Kota Manado di tangan GSVL telah banyak mengukir prestasi sampai ke tingkat nasional dan internasional dengan program-program pro rakyat. Itu dibuktikan di sejumlah penghargaan yang diterima Pemkot Manado.

Dengan mengusung Visi “Manado Kota Model Ekowisata” dan Misi “Menjadikan Manado Sebagai Kota Yang Menyenangkan”, Manado berhasil memboyong piala Adipura sampai delapan kali berturut-turut, disusul penghargaan Kota Sehat. Tahun 2012, GSVL mengeluarkan program pro rakyat PBL Mapaluse.

Di tahun yang sama, tepat HUT RI Pemkot Manado resmi memekarkan dua kecamatan, Bunaken dan Tikala.

Oktober 2012, KPK merilis hasil Penilaian Inisiatif Anti Korupsi (PIAK), dimana Pemkot meraih peringkat II nasional dari 13 pemerintah daerah yang ikut dalam PIAK yang digelar oleh KPK dengan skor 7,23.

Dengan jaringan luas sosok GSVL, di tahun itu juga Kota Manado menjalin kerjasama Sister City dengan Kota Liverpool, Inggris. Bersamaan itu, di tangan dingin kepemimpinan GSVL, Manado dianugerahi penghargaan Program Langit Biru karena dianggap meningkatkan kualitas udara perkotaan.

Di tahun 2013 sebuah program pro-rakyat kembali diluncurkan GSVL, yakni Universal Coverage (UC). Dalam program ini masyarakat Kota Manado mendapatkan layanan asuransi kesehatan, menikmati layanan kesehatan gratis di berbagai Rumah Sakit

Maret 2013, Pemerintah Kota Manado menorehkan keberhasilan yang membanggakan dengan meraih penghargaan LAKIP (Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) tahun 2011

Juni 2013, Pemerintah Kota Manado kembali menyabet penghargaan Adipura untuk kategori kota besar yang kedua kali.

Prestasi dimaksud adalah keberhasilan meraih opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari BPK Tahun Anggaran 2012

Kemudian Juli 2013 melalui TP PKK, Pemkot resmi melaunching Kaeng Manado sebagai asset daerah.

Bersamaan HUT Kota Manado 390, Pemkot kembali menerima penghargaan Manggala Karya Kencana dri Presiden RI.

September 2013, Pemkot Manado kembali menorehkan sebuah prestasi yaitu penghargaan Wahana Tata Nugraha kategori Lalu Lintas Tahun 2013 dari Presiden.

Tak puas sampai disitu, GSVL terus berupaya berbagai terobosan, termasuk menghadirkan pemerintahan dengan tata kelola birokrasi yang bersih, profesional dan akuntabel. Terobosan itu pun membuahkan hasil tepat tanggal 3 September 2013, dilakukan penandatanganan Pakta Integritas. Momentum ini dirangkaikan dengan launching E-Sakip, E-Monev dan E-Musrenbang

Yang cukup membanggakan lagi, Oktober 2013 lagi-lagi GSVL menorehkan program pro rakyat yakni bantuan dana duka bagi masyarakat Kota Manado Rp 2,5 Juta

Di tahun 2014, berkat perhatian khusus Pemkot Manado bagi keberhasilan Program Keluarga Harapan (PKH), Pemerintah Pusat memberikan penghargaan kepada sebagai pemenang PKH Award Kategori Persentase Dana Sharing APBD II Tertinggi Tahun 2014

Dan di tahun 2014, Manado kembali mempertahankan Piala Adipura sebagai bentuk pengakuan atas kerja keras Pemerintah Kota dan seluruh masyarakat dalam hal kebersihan dan pengelolaan sampah.

Di akhir tahunm, tepatnya November 2014, Walikota Manado dianugerahi penghargaan Ksatria Bakti Husada Arutala. Ini bentuk apresiasi Pemerintah pusat terhadap GSVL yang peduli pembangunan di bidang kesehatan. Program Universal Coverage (UC), pelayanan puskesmas 1×24 jam, kehadiran rabies center, DBD center, TBC center di seluruh puskesmas di Kota Manado yang ditopang dengan keberhasilan meraih 4 kali Kota Sehat berturut-turut, dan 8 kali Piala Adipura menjadi pengungkit yang signifikan untuk mengangkat derajat kesehatan masyarakat di Kota Manado.

Dan Desember 2014, tepat HUT ke-4 kepemimpinan GSVL dan Ai sebagai Wakil Walikota, Pemerintah Kota Manado dianugerahi penghargaan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) 2014 dengan nilai tertinggi, yakni predikat “B” khusus untuk 11 Kabupaten/Kota se-Indonesia.

“Program yang saya lakukan semuanya sebagai bentuk dedikasi saya untuk masyarakat dan untuk pembangunan Kota Manado. Kedepan melalui program-program pro rakyat yang belum terealisasi saya berharap bisa membawa Kota Manado Lebe Bae Lagi,’’ pungkas GSVL.(ald)