Selasa, 12 November 2019

Longsor Susulan Kembali Tutupi Jalur Jalan ke Minsela

AMURANG, (manadoterkini.com)-Longsor kembali terjadi di jalan Desa Kapitu menuju Desa Tewasen Kecamatan Amurang Barat Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) hal tersebut membuat jalur menuju Minahasa Selatan (Minsel) tidak bisa dilalui.

Sebelumnya longsor tersebut terjadi pada Jumat (9/1) pekan kemarin, dan pada Minggu (11/1) subuh pagi tadi, longsor susulan kembali terjadi akibat Hujan yang terus-menerus menguyur Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang membuat tebing tergerus sehingga menurunkan tanah yang bercampur dengan air.

Menurut Kepala BPBD Minsel Handri Komaling SH melalui Kabag Humas Pemkab Minsel Frangky Mamangkey SIP mengatakan tidak hanya longsor, akan tetapi ada beberapa pohon yang berada di sekitar tebing juga ikut tumbang disebabkan tanah yang berada di sekitar tebing yang ikut bergeser.

” Longsor kembali terjadi di jalur Minsela tepatnya di jalan antara Desa Kapitu ke Desa Tewasen, Desa Wakan, Kumelembuai, Motoling, Motoling Timur, Motoling barat tepatnya antara Desa Raanan Baru ke Desa Tondey, Raanan baru ke Desa Toyopon, sedangkan antara Desa Tambelang Kecamatan Maesaan ke Desa Mokobang Kecamatan Modoinding terdapat beberapa titik longsor hanya itu bisa dilewati, hanya yang paling parah dan tidak bisa dilalui yaitu longsor yang terjadi diantara Desa Kapitu ke Desa Tewasen, meskipun hanya tiga titik longsor namur itu cukup besar dan tidak bisa dilewati kendaraan roda empat, begitu juga di Motoling barat,” pungkasnya.

Sementara itu, dari pantauan, longsor tersebut mulai dibuka oleh alat berat milik dari Pemkab dan pihak swasta. Namun, sedikitnya ada tiga titik di ruas Jalan mulai Dari Desa Kapitu ke Tewasen yang sampai saat ini belum bisa dilalui akibat ditutupi longsor yang begitu besar.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*