Senin, 11 November 2019

PDAM Minut Diduga Sarang Korupsi

AIRMADIDI, (manadoterkini.com) – Semenjak salah seorang mantan Direktur Perusahaan Air Minum (PDAM) Minahasa Utara (Minut) di penjarakan terkait masalah instalasi jaringan air. Hal ini tak membuat jerah pihak PDAM Minut untuk mengulangi kesalahan yang serupa.

Pasalnya, sesuai dengan informasi yang didapat dilapangan, diduga pihak PDAM Minut telah melakukan tindakan pelanggaran hukum dengan melakukan pemasangan instalasi panyaluran air yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Untuk daerah Minut lebih khusus untuk sejumlah perumahan yang ada, masih terdapat sejumlah temuan pencurian air dengan cara pemasangan liar, bahkan ada beberapa pelanggan yang telah melakukan pemasangan air namun telah di berikan kelonggaran bahkan hinga setahun,”tutur, salah satu karyawan PDAM Minut, yang namanya tak mau di mediakan.

Dikatakannya, sejumlah pemasangan air yang ada di sejumlah perumahan, tak memenuhi standar aturan bahkan ada beberapa di antaranya tak membayar tagihan.

“Sesuai dengan aturan yang berlaku untuk PDAM Minut, untuk pemasangan air dikenakan biaya pemasangan hingga biaya adminstrasi serta biaya iuran air sesuai dengan meter pengguanaan, namun kenyataannya dilapangan berbeda, kebanyakan untuk pemasangan air yang berlokasi di perumahan ada yang membayar namum tidak di teruskan ke kas daerah bahkan ada yang tak membayar rekening airnya,”paparnya.

Lanjut, untuk pemasangan jaringan air saja, harus di tentukan dari jarak titik spot air PDAM ke lokasi pemasangan. “Untuk pemasangan di sesuai dengan jarak lokasi pemasangan air, namun kenyataannya berbeda,”ungkapnya.

Menanggapi permasalahan ini, Ketua Harian DPP Pami Maykel Tilung pada wartwan media ini, menegaskan, pihak aparat penegak hukum harus bertindak cepat dan untuk permasalahan ini harus diambil tindakan tegas.

“Jika di proses sesuai dengan aturan yang berlaku, tak akan ada lagi koruptor yang lahir di PDAM Minut, oleh sebab itu diharapkan kinerja yang proaktif dapi pihak aparat penegak hukum untuk menyikapi permasalhaan ini,”tandasnya.(Fenjjel/Ficky)

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*