Selasa, 12 November 2019

Sekda Ingatkan Warga Manado Hindari Kawasan Rawan Bencana

manado

Sekda MHF Sendoh, kumpul data korban bencana dari Camat, Lurah dan BPBD.(ist)

MANADO, (manadoterkini.com) – Kondisi cuaca ekstrim masih mengintai wilayah Sulawesi Utara, termasuk didalamnya Kota Manado. Untuk itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Manado MHF Sendoh, tak henti-hentinya menghimbau warga terus meningkatkan kewaspadaan.

Menurut Sendoh, waspada bencana bukan hanya di bantaran sungai, akan tetapi juga warga yang tinggal di daerah perbukitan. “Paling tidak warga harus menghindari tregedi bencana seperti yang terjadi di Manado lalu. Makanya aparat Pemkot Manado yang berada diwilayah diterus memantau dan mengingatkan warga yang tinggal di bantaran sungai, lereng bukit dan tebing. Bencana bukan hanya banjir yang mengancam saat hujan, tapi longsor,”urai Sendoh.

Lanjutnya, pasca banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kota Manado baru-baru ini Sendoh langsung bergerak memantau beberap titik yang terkena longsoran dan banjir.

“Saya telah memantau sejumlah titik banjir dan longsor. Seperti halnya di daerah Dendengan Dalam, Dendengan Luar, Perkamil, Taas, Ranomut, Titiwungan Selatan, dan Sario Utara,” ujar Sekda.

Untuk itu, Sekda pun meminta warga yang rumahnya berpontensi bencana banjir dan longsor diharapkan mengungsi. Hal itu dimaksudkan agar tidak terjadi jatuhnya korban jiwa.

Belajar dari pengalaman banjir yang menimpa Kota Manado 2014 lalu, terjadi persoalan data korban bencana. Alhasil, Sekda atas instruksi Walikota GS Vicky Lumentut telah mengingatkan kepala Lingkungan (Pala) serta Lurah maupun Camat, termasuk BPBD Manado langsung mengambil data bencana.

Diketahui terhitung sejak Minggu (11/1) pasca ribuan warga mengungsi Pemkot Manado menetapkan Tanggap Darurat Bencana. “Selama 7 hari kedepan Manado Tanggap Darurat bencana. Nantinya Pemkot melalui BPBD akan memberikan makan bagi warga yang terkena dampak bencana tersebut,”ujar Walikota GSVL.(ald)

Berikut Data sementara dari BPBD, Camat dan Lurah :

Kecamatan Wenang untuk banjir

Kelurahan Komo Luar : lingk 1, 108 rumah, kepala keluarga (kk) 221, jiwa 992.

Lingk 2 rumah 83 , kk 133, jiwa 613,

Lingk 3 rumah 26, kk 35, jiwa 232.

Kelurahan Pinaesaan rumah 6, kk 16, jiwa 53.

Longsor :

Kelurahan Teling bawah lingk 2 rumah 4, kk 8, jiwa 23.

Kelurahan Sario Utara :

lingk. 1 rumah 26,kk32,jiwa 137.

Lingk2 rumah 19,kk 26,jiwa 91,

lingk 3 rumah 52,kk 72,jiwa 334,

lingk 4 rumah 16,jiwa 29,kk 104.

Untuk banjir Kelurahan Dendengan luar 70 kk,224 jiwa

Kelurahan Paal 2. 66 kk,765 jiwa,

Kelurahan Dendengan Dalam 60 kk,172 jiwa.

Kelurahan Ronomuut 23 KK

Kelurahan Kairagi Weru 27 kk.

Untuk longsor Dendengan Dalam 4 kk, Ronomuut 25 KK, Perkamil 10 KK, Malendeng Lingkungan 5 (Keluarga Pinangkaan – Siwi).

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*