Senin, 11 November 2019

Tidak Memenuhi Ketentuan, Izin Dua Perusahaan Tambang di Boltim Terancam Dicabut

TUTUYAN, (manadoterkini.com) – Akibat tidak memiliki syarat-syarat yang tertuang dalam ijin esplorasi. Dua dari delapan perusahaan tambang yang memegang Izin Usaha Pertambangan (IUP), yang berinvestasi di Kecamatan Nuangan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), izinnya terancam dicabut.

Kedua perusahaan tambang tersebut yakni PT. Bumi Sulawesi Persada Mining (BSPM) dan PT. Maira Alam Selaras.

Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) BoltimJamaludin, mengungkapkan bahwa PT MAS sejak tahun 2012 sudah tidak lagi memberikan laporan hasil aktivitas kegiatan dan tidak lagi memberikan royalti pertahun berupa Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). “Sejak tahun 2012 hingga saat ini sudak tak ada lagi laporan dari PT MAS yang beroperasi di Kecamatan Nuangan itu terkait laporan aktifitas mereka, dan royalti PNBP,” ujarnya.

Lanjut Dia, berbeda dengan PT. BSPM yang masih aktif memberikan laporan kegiatan eksplorasinya tetapi ketika diundang untuk memaparkan Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKAB-) tak satupun perwakilan dari pihak Perusahaan yang bersedia hadir. “Kedua perusahaan tersebut sudah kami surati tapi tak ada tanggapan sedikitpun,” kata Jamaludin.

Diapun menambahkan, secara prosedural keduanya sudah tidak lagi memenuhi ketentuan dalam IUP eksplorasi. Untuk itu, pihak ESDM masih akan berkonsultasi dengan Kementrian ESDM soal pencabutan ijin eksplorasi kedua Perusahaan. “Kami masih konsultasikan dulu ke Kementerian, agar tidak salah kaprah dalam soal pencabutan ijin nantinya dan kami akan menelusuri alamat jelas dari kedua perusahaan tersebut,” tandasnya.(tr6)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*