Selasa, 19 November 2019

Kedepan, Panwaslu Boltim Harus Lebih Profesional

TUTUYAN, (manadoterkini.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Utara (Sulut) diminta harus lebih Profesional dalam menentukan siapa yang pantas menduduki jabatan anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kedepan nanti. Demikian yang dikatakan oleh Ketua Laskar Anti Korupsi (LAKI) Boltim, Ismail Mokodompit, saat bersua dengan sejumlah wartawan belum lama ini.

Dikatakannya, tahapan pelaksanaan perekrutan calon anggota Panwaslu Boltim yang sudah memasuki tahap akhir, yakni tes wawancara dari Bawaslu Sulut, yang dilaksanakan di Hotel Grand Puri Manado, pekan kemarin perlu dipertanyakan mengenai kejelasan keberadaan dua orang incumbent calon panwaslu. “Ini agar tidak ada lagi keluhan yang muncul kedepan nanti. Keduanya, dalam melaksanakan tugas sebelumnya banyak disoroti masyarakat dan mereka berdua bukan Penduduk Boltim, kenapa harus dipilih lagi,” ujar Mokodompit.

Menurutnya, dalam perekrutan yang dilakukan Tim Seleksi (Timsel) Panwaslu, yang telah menjaring dari 12 calon hingga enam besar, masih terdapat sejumlah masalah. Dimana, Timsel tidak menindaklanjuti tanggapan masyarakat terhadap dua calon yang merupakan incumbent yang saat ini lolos ke enam besar tersebut. “Kedua calon itu bukan merupakan warga Boltim, ini dibuktikan dengan adanya nama berinisial MD  yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kota Kotamobagu. Hal ini membuktikan yang bersangkuntan memiliki KTP ganda. Begitu juga dengan nama berinisial BK sendiri adalah warga Kota Tomohon ini dibuktikan dengan keberadaan istrinya sebagai anggota DPRD Minahasa periode 2014-2019,” terangnya.

Tak hanya itu, dirinya menuturkan kedua calon tersebut semasa tugas menjadi anggota Panwaslu Boltim sering tidak berada diwilayah dimana mereka bertugas, dan banyak keluhan masyarakat terkait pegawasan Pemilihan.(tr-6)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*