Minggu, 17 November 2019

Rumengan Tantang Polda Sulut Tuntaskan Dugaan Korupsi MaMi Pemprov Sulut

Rommy Rumengan

Rommy Rumengan

SULUT, (manadoterkini.com) – Kinerja Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) yang dipimpin Kapolda Brigjen Pol Jimmy Palmer Sinaga, ditantang untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi Makan Minum (MaMi) Pemprov Sulut yang hingga kini seakan didiamkan.

Ketua Umum Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI) Rommy Rumengan kepada manadoterkini.com mengatakan, bukan rahasia umum jika tindak pidana dugaan korupsi yang terjadi di Pemprov Sulut, telah di laporkan oleh berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) ke Polda Sulut. Seperti kasus Makan Minum (MaMi) hingga saat ini belum juga selesai. Bahkan kasus tersebut seakan sengaja didiamkan oleh pihak Polda. Dia juga menduga dalam penanganan kasus ada pilih kasih. “Seharusnya mengenai kasus MaMi Polda Sulut harus berani memanggil pimpinan dalam hal ini Gubernur untuk dimintai keterangan. Mengapa saya katakan begitu, karena beliau merupakan pemimpin di Pemprov Sulut. Jadi tidak mengapa pihak Polda memanggilnya, agar masalah tersebut bisa secepatnya diselesaikan,” tandasnya.

Tidak hanya itu, Rumengan juga menduga ada keraguan dari Kapolda Sulut Brigjen Pol Jimmy Palmer Sinaga untuk memanggil dan menghadirkan orang nomor satu di Sulut ini untuk dimintai keterangan. “Ini juga kami wajib mempertanyakannya, ada apa sebenarnya ini. Jangan-jangan ada sesuatu. Kami minta kepada segenap elemen penegak Hukum yang ada di Sulut untuk tidak menimbulkan kecurigaan kepada publik,ā€¯ujarnya.

Lanjut Rumengan, lambanya penangan kasus korupsi yang selama ini dilaporkan oleh beberapa LSM di Polda Sulut. Menurutnya ada banyak kasus korupsi yang laporkan namun cenderung jalan di tempat bahkan ada yang tidak ada kabarnya sama sekali. “Ya, ada banyak kasus korupsi, namun semua terkesan jalan di tempat, wajar saja jika masyarakat anti korupsi di Sulut ini tidak percaya lagi dengan kinerja dari Polda Sulut,” tandasnya, sembari berjanji jika kasus-kasus tidak secepatnya diselesaikan, maka pihaknya berjanji akan melakukan demo secara besar-besaran di depan Kantor KPK, Mabes Polri, dan Istana Presiden. (dav)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*