Selasa, 19 November 2019

Dibanding Reses, Agenda Terbang Lebih Diminati Legislator Mitra

RATAHAN, (manadoterkini.com) – Agenda reses menjadi kewajiban anggota DPRD untuk dilaksanakan. Hanya saja, di Minahasa Tenggara (Mitra) sendiri legislator setempat justru terkesan kurang minat untuk menjalankan agenda bertemu rakyat tersebut.

Seperti terungkap dalam Rapat Paripurna DPRD Mitra dalam rangka tutup buka masa sidang yang dirangkaikan dengan penyampaian hasil reses, Kamis (14/01) kemarin. Dari 25 anggota DPRD Mitra, hanya 7 yang melaksanakannya yakni Temmy Naray, Niko Pelleng, Fanly Mokolomban, Sonny Mandagi (Dapil 1). Sedangkan dari Dapil 2 hanya dua yakni Vanda Rantung, Alqindi dan Tauvif Watuseke dari Dapil 3.

Sammy Pongilatan, salah satu legislator Mitra yang dimintai tanggapannya mengaku tidak melaksanakan reses dikarenakan waktunya sudah terlalu sempit. “Agendanya baru dilaksanakan akhir Desember. Sedangkan sesuai aturan, reses harus dilaksanakan 3 hari. Jadi anggaran untuk itu tak bisa lagi diproses. Kalau dipaksakan diproses Januari, malah jadi temuan,” ujar Pongilatan.

Sementara itu, Sonny Mandagi, legislator asal Dapil 1 mengatakan, dirinya melaksanakan reses karena itu kewajiban yang harus dijalankan anggota DPRD. “Saat turun reses, saya gunakan dana pribadi. Apa nanti kata masyarakat kalau kita tidak laksanakan agenda ini,” tandas Mandagi.

Tidak dilaksanakannya reses oleh sejumlah anggota DPRD, menuai kritikan kalangan LSM setempat. Viddy Ngantung, Ketua LSM Gema Mitra bahkan mengaku menyesalkan sikap para legislator tersebut. “Reses itukan amanat yang harus dijalankan. Kalau terbang keluar daerah, mereka terlihat semangat, sementara untuk bertemu rakyat, malah banyak alasan, ini sangat disesalkan,” tandasnya.(van)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*