Senin, 18 November 2019

Pemkot Manado Peringati Paristiwa Bencana Banjir Bandang Lalu

GSVL : Mari Torang Baku Bae Deng Lingkungan

PERISRIWA banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang Kota Manado, 15 Januari 2014 setahun telah berlalu. Untuk itu, Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut, kembali mengingatkan warganya akan peristiwa bersejarah yang terjadi diawal Tahun 2014 lalu.

manado

Ibadah syukur setahun banjir bandang

mengenang banjir bandang

Walikota dan istri berdoa untuk Kota Manado

Peristiwa tersebut menjadi sejarah yang tidak akan terlupakna setiap bulan Januari. Makanya, Walikota GSVL menghimbau warganya untuk mengantisipasi terjadinya bencana dengan memelihara lingkungan. Jangan menebang pohon sembarangan, membuang sampah di saluran dan di sungai agar tidak menjadi bencana bagi kita semua.

banjir bandang lalu banjir bandang

“Mari kita petik pelajaran berharga dari bencana lalu, 15 Januari 2014 telah mengajarkan kita untuk melihat kembali kearifan dalam memahami dan menghargai keseimbangan alam,” ujar Walikota GS Vicky Lumentut, Selasa (15/1) kemarin dalam kegiatan peringatan Setahun bencana banjir bandang dan Tanah longsor 15 Januari 2014 berlalu di Kampung merdeka,Kelurahan Dendengan Dalam.

Ditambahkannya, manusia adalah mahluk sosial, itu sebabnya harus senantiasa hidup saling menghargai, namun manusia juga tidak bisa lepas dari hubungannya dengan alam.

Banjir lalu

GSVL tuturn langsun bantu warga bersihkan sekolah

manado

Walikota GSVL turun langsung pulihkan Manado dari bencana banjir bandang

“Untuk itu mari torang hidup baku-baku bae, baku bantu. Mari torang baku bae deng lingkungan. Karena Kota Manado adalah ruang hidup bagi torang samua, mari jaga kelestarian kota Manado sebagai tempat tinggal kita,” pungkas istri tercinta Prof DR Paula Lumentut – Runtuwene MS DEA.(***)

 

SHS dan GSVL Renungi Peristiwa Banjir Bandang Manado

Hadiri Apel Kesiapsiagaan Bencana Digagas PMI Sulut di Kampung Merdeka Dendengan Dalam

BANJIR bandang memporak-porandakan Kota Manado, 15 Januari 2014 silam membuat ribuan warga kehilangan tempat tinggal hingga kini masih terngiang di ingatan masyarakat. Tak ayal, Kamis (15/1) sekitar Pukul 10.00 WITA, Gubernur Sulut Dr SH Sarundajang (SHS) dan Walikota GS Vicky Lumentut (GSVL) mengenang setahun peristiwa memiriskan tersebut menjadi perenungan bagi semua warga Manado dan Sulawesi Utara

manado

SHS dan GSVL merenungkan peristiwa banjir bandang Manado 2014 lalu.(ist)

manado

Momentum ini menjadi idaman banyak warga Manado dan Sulut pada umumnya.(ist)

Untuk mengenang kembali peristiwa alam yang bukan hanya kehilangan harta benda tapi korban jiwa, SHS dan GSVL menghadiri apel kesiapsiagaan bencana alam yang digagas Palang Merah Indonesia (PMI) Sulut di Kampung Merdeka, Kelurahan Dendengan Dalam.

Paristiwa tersebut seakan menjadi moment bagi keduanya sebagai sosok Guru dan Murid kembali akrab dengan disaksikan ribuan pasang mata yang memadati lokasi acara tersebut. Meski disatu sisi saat ini cuaca ekstrim masih terus mengintai wilayah Sulawesi Utara, termasuk di dalamnya Kota Manado.

SHS GSVL

SHS yang mengingatkan warga pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. “Mari kita sama-sama merenungi teguran Yang Maha Kuasa Tuhan atas cobaan bencana alam banjir bandang dan tanah Longsor 15 Januari 2014 lalu,” kata SHS.

GSVL terlihat antusius menghibur warganya dengan mengingatkan kembali peristiwa 15 Januari lalu. GSVL sendiri mengakui, apa yang dikatakan Guberbur SHS menyadarkan semua warga Kota Manado akan pentingnya menjaga lingkungan yang merupakan penyebab terjadi bencana Manado.

manado

Suasana Apel Kesiapsiagaan bencana yang digagas PMI Sulut.(ist)

manado

Sambutan Prof DR Paula Lumentut – Runtuwene MS DEA.(ist)

“Mata dunia tertuju ke Manado, Sulut umumnya dengan peristiwa banjir bandang dan tanah longsor setahun silam. Untuk itu saya mengucapkan banyak terima kasih kepada para Donatur yang telah menyalurkan bantuan tenaga maupun dana, baik pihak luar daerah hingga aksi Mapalus kemanusiaan dari seluruh elemen masyarakat se Sulawesi Utara,” ungkap GSVL dalam kegiatan tersebut yang turut dihadiri Wagub Sulut Djouhari Kansil, Wawali Manado, Harley Mangindaan, Sekkot Haerfrey Sendoh, Ketua PMI Sulut James Karinda dan Ketua PMI Manado, Julyeta PA Lumentut-Runtuwene. (***)

Mari Kampanyekan Jangan Buang Sampah di Sungai dan Saluran

Apel Kesiapsiagaan Bencana Penanganan Bencana Mengenang Satu Tahun Banjir Bandang Manado

PEMKOT Manado menggelar berbagai kegiatan dalam rangka mengenang tragedi banjir bandang 15 Januari 2014 silam. Diawali dengan ibadah syukur bersama kemudian apel kesiapsiagaan penanganan bencana yang diikuti oleh TNI/Polri, Basarnas, PMI, Tagana Orari, Pol PP dan Lapisan Masyarakat Yang Peduli Dengan Aksi Kemanusiaan mengatakan, agar bencana banjir banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang Kota Manado 15 Januari 2014 lalu. Puncak peringatan tersebut dilaksanakan di lapangan Sparta Tikala, Manado.

manado manado

Walikota Manado, DR, GS Vicky Lumentut (GSVL), saat memimpin apel tersebut mengatakan pengalaman yang sangat berharga bagi semua warga. Untuk itu Walikota mengajak warga menjaga kelestarian lingkungan.

“Mari kita kampanyekan bersama jangan membuang sampah sembarangan di sungai dan saluran-saluran air. Mari mantapkan penjagaan diri kita dan waspada dengan bencana. Mari kita terus panjatkan Doa kepada Tuhan, agar Kota Manado selalu terhindar dari semua bentuk bencana,” kata Walikota GS Vicky Lumentut.

sulut

Apel siaga bencana di lapangan tikala

manado

Pelantikan pengurus Karang Taruna Manado.(ist)

Dikatakan Walikota, bencana yang terjadi 15 Januari lalu, masih terus berada dalam ingatan semua warga Manado dan tragedi bencana banjir bandang dan tanah longsor itu, telah menjadi sejarah bagi Kota Manado.

”Peristiwa bersejarah yakni banjir bandang dan tanah longsor, masih segar dalam ingatan kita. Namun itu jangan menjadi trauma bagi kita, tetapi jadikan sejarah peristiwa 15 Januari 2014 sebagai kekuatan yang mendorong, untuk bersama-sama membangun Kota Manado yang kita cintai ini,”tandas Lumentut.

manado

Walikota lantik Karang Taruna Manado.(ist)

Usai Apel Kesiapsiagaan Penanganan Bencana dilanjutkan dengan simulasi penanggulangan bencana oleh Pihak TNI/Polri, PMI, Basarnas, Tagana, Orari, Pol PP dan BPBD Kota Manado.

Acara tersebut dihadiri oleh, Muspida Kota Manado, Wakil Walikota, DR Harley Mangindaan,Sekkot Manado, MHF Sendoh, Ketua DPRD Manado Nortje Henny Van Bone, SKPD jajaran Pemkot Manado serta para undangan lainnya.(***)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*