Senin, 18 November 2019

Pasar Kotabunan Bakal Dijadikan Pasar Sentral

TUTUYAN, (manadoterkini.com) – Rencana relokasi pasar Kotabunan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tinggal menunggu hasil dari Kecamatan untuk melaporkan lokasi pendirian pasar. Demikian dikatakan Bupati Boltim Sehan Landjar melalui Kepala Disperindag Boltim Muhtar Limbanadi. “Disperindag tinggal tunggu hasil dari kecamatan bersama sangadi (Kepala Desa_red), mereka lebih mengetahui kondisi lahan di sana untuk melakukan mediasi dengan pihak pemilik lahan,” ujar Muhtar kepada sejumlah wartawan belum lama ini.

Dia menjelaskan, luas lokasi pembangunan pasar baru ini membutuhkan sekitar dua hektar lahan. Sebab akan dibuat model pasar sentral. “Model pasar ini, sebagai pasar sentral. Jadi kami butuh dua hektar lahan untuk kedudukan pasar,” jelasnya.

Hal senada sampaikan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo), MR Alung. Menurutnya, lokasi pendirian pasar tersebut nanti akan dibangun berdekatan dengan terminal, dan membutuhkan lahan seluas dua hektar. “Luas lahan untuk pendirian terminal adalah dua hektar. Nah kita tinggal tunggu kejelasan dari kecamatan, soal lahan yang akan disiapkan,” ujarnya.

Alung menjelaskan, tahapan awal yakni survey lokasi, telah dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan bersama dengan aparat Kecamatan serta Sangadi-Sangadi. Sementara sudah masuk dalam tahapan kedua mengenai pembebasan lahan. “Nah kita tinggal tunggu informasi Kecamatan dan Desa apakah mereka sudah turun inpetalisir dan sudah sejauh mana hasilnya. Kemungkinan minggu ini akan kita cek dan hasilnya kita akan laporkan ke Bupati,” tandasnya.

Dia pun menambahkan untuk dana pembangunan Pasar dan terminal ini, bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah Pusat. “Diperkirakan kurang lebih Rp 2.5 Miliar. Dan kajiannya tidak gampang, dia harus melibatkan instansti terkait, seperti BLH, Dinas PU dan Bappeda,” terangnya.

Camat Kotabunan, Lilly Manoppo saat dimintai keterangan menjelaskan, pihaknya sudah melakukan langkah – langkah dengan pemilik lahan serta melibatkan para Sangadi. “Pemilik lahan sudah siap untuk di ganti rugi, bahkan ada satu lokasi yang luas tanahnya dua hektar itu untuk kedudukan terminal. Kedudukan lahan berada di wilayah Desa Kotabunan Barat,” terang Manoppo.(tr-6)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*