Senin, 18 November 2019

Harga BBM Turun Pedagang Diminta Sesuaikan Harga

MANADO, (manadoterkini.com) – Terhitung Senin (19/1) hari ini harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Bensin dan Solar kembali mengalami penurunan setelah diumumkan secara resmi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pekan lalu di istana negara. Dengan penurunan tersebut warga pun berharap akan diikuti dengan penyesuaian harga bahan di pasaran.

Apalagi beban distribusi menjadi alasan para penjual atau pedagang menaikan bahan pokok waktu lalu. “Jadi tidak ada alasan bagi pedagan untuk tidak menurunkan bahan pokok,”ujar Dayton Andersen Warga Minanga, Malalayang Dua.

Dia pun menambahkan agar harga barang-barang kebutuhan pokok dapat disesuaikan dengan penurunan BBM. “Jangan hanya alasan BBM naik, ini sudah dua kali turun tetap saja harga bahan mahal. Seharunya harus disesuaikan juga,”tuturnya.

Pihak Disperindag Sulut, dengan tegas mengakatak pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota memantau harga barang khususnya kebutuhan bahan pokok masyarakat.

“Kita sudah sampaikan ke daerah-daerah pasca harga BBM diturunkan untuk melakukan pemantauan di lapangan,”ujar Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindag Sulut, Hanny Wajong.

Langkah awal Disperindag akan turun lapangan memantau dampak dari penurunan harga BBM terhadap penjualan maupun stok barang kebutuhan bahan pokok di pasaran.

“Kami telah menyurat ekpada para agen maupun distributor untuk melakukan penyesuaian harga setelah BBM resmi diturunkan. Pasalnya, penurunan harga BBM berdampak pada beban distribusi yang sudah berkurang,”tandasnya.

Pihaknya juga akan melakukan evaluasi secara menyeluruh setelah bahan pokok diturunkan harganya.

“Kita akan mengevaluasi lagi dampak penurunannya, baik itu yang ada di daerah maupun bagi agen dan distributor. Khusus para Distributor, jika tetap tidak melakukan penyesuaian akan dilakukan pembinaan berdasarkan hasil evaluasi,”terangnya.(tim)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*