Senin, 18 November 2019

Jelang Pilkada, Tetty Difitnah Buat Keterangan Palsu

Tetty : Itu Fitnah Buat Saya

amurang

Foto Surat Keterangan Dirjen Dikdas

AMURANG, (mamadoterkini.com) – Tensi politik jelang Pilkada Minahasa Selatan kian panas. Mau bukti, lihat saja, walau baru mamasuki awal tahun, sejumlah kekuatan baik di Minsel maupun di Sulut mulai mencobo mengoyang kepemimpinan Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE. Lebih parah lagi, kekuatan ini melihatkan sejumlah eleman masyarakat (LSM) untuk menjegal langkah Tetty sapaan akrab istri Kristovorus Deky Palinggi untuk maju bertarung di Pilkada Minsel yang akan digelar tahun 2015 ini.

Tak tanggung-tanggung bupati tercantik di Indonesia ini dituduh membuat keterangan palsu terkait ketarangan ijasah. Dan masalah ini sudah sampai ke rana Polda Sulut.

Memanggapi ini, Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE, kepada sejumlah media mengungkapkan, apa yang dituduhkan kepada saya adalah Fitnah. “Mungkin diketahui masyarakat Minsel pada khususnya dan masyarakat Sulut pada umumnya, bahwa Dirjen Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, telah mengeluarkan surat nomor 5518/C.CI/HK/2014, perihal klarifikasi surat keterangan kepada Jouke Viktor Lolowang, Ketua Lembaga Cegah Kejahatan Indenesia (LCKI) Sulut,” ujar Paruntu.

Ditambahkannya, surat yang diterima oleh Lolowang sendiri dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dengan tegas menjelaskan bahwa surat keterangan nomor 6425/C.C1/MN/2008 benar atas nama Christiany Eugenia Paruntu SE dan ini hanya milik satu orang. “Saya berharap keterangan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini bisa menjawab semua tuduhan yang dialamatkan kepada saya,” ungkap Tetty.

Lanjutnya, sebagai Bupati dirinya sadar benar bila saat ini banyak yang menginginkan jabatan tersebut. Tak mengherankan bila segala cara dibuat untuk menjegal dirinya untuk kembali bertarung pada Pilkada Minsel. “Saya berharap masyarakat Minsel bisa melihat dengan hati, mana yang benar dan mana yang tidak. Bukan hanya saya, jelang Pilkada, keluarga saya juga jadi sasaran tembak, mulai dari suami dan ibunda saya. Namun apa yang kami alami saat ini, hanya kami serahkan kepada Tuhan,” tegas Tetty.

Tetty juga berharap agar, jajaran aparat penegak hukum agar lebih professional dalam bekerja jangan sampai disusupi kepentingan politik kekuatan tertentu.

Seperti diketahui masalah ini terangkat kepermukaan akibat laporan Ketua LCKI, Vicktor Lolowang di Mapolda pada 6 Desember lalu. yang dibuktikan dengan nomor laporan STTLP/1103.a/XII/2014/SPKT. Laporan itu dilayangkan, karena menurut Lolowang, perbuatan yang dilakukan Tetty yang memberikan keterangan palsu, dinilai merugikan keuangan negara. Pasalnya, untuk mendaftarkan diri sebagai calon Bupati, Tetty telah memberikan keterangan palsu agar bisa diloloskan menjadi calon Bupati pasca pencalonan.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*