Selasa, 12 November 2019

Malas Nganto, PNS Sekretariat DPRD Boltim Disorot

Anggota DPRD Minta Sekda dan BKD Beri Tindakan Tegas

TUTUYAN, (manadoterkini.com) – Kinerja sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kantor Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, tuai sorotan dari para Anggota Dewan. Pasalnya, sejumlah PNS yang bertugas di Kantor tersebut dinilai tidak disiplin, juga malas masuk kantor dan sering bolos kerja. “Pekan kemarin, lepas sholat Jumat sudah tidak ada lagi PNS yang berada di Kantor. Yang ada tinggal anggota-anggota dewan dan para honorer yang kerja disini,” ungkap Ahmad Deval Pontoh, salah satu Anggota DPRD Boltim.

Dirinya menilai, disiplin yang buruk para PNS tersebut, khususnya yang bekerja di Sekretariat Dewan (Setwan), disebabkan kurangnya pembinaan. Selain itu tidak pernah mendapatkan sanksi tegas dari pihak eksekutif. “Untuk penegakan disiplin perlu tindakan tegas. Jika pemerintah lembek, sama halnya dengan menyuburkan sifat buruk para aparaturnya,” singgungnya.

Hal yang sama disampaikan Ketua Komisi II DPRD Boltim, Jemi E Tine. Dirinya mengaku kesal melihat tingkah laku para PNS yang menurutnya memiliki tingkat kedisiplinan rendah. Sebab katanya, tak jarang didapati masih ada sejumlah PNS yang meninggalkan tugas dan kewajibannya disaat jam kerja. “Kami minta Badan Kepegawaian Diklat Daerah (BKDD) dan Sekretaris daerah (Sekda) memberi pembinaan. atau jika, perlu menjatuhkan sanksi kepada para PNS yang malas masuk kantor dan doyan bolos kerja. Sifat PNS semacam ini tidak boleh dibiarkan,” tegasnya.

Terkait dengan hal itu, Kepala BKDD Boltim, Darwis Lasabuda sudah acap kali menyampaikan imbauan kepada para PNS di Boltim, agar meningkatkan prestasi kerja pada Tahun ini. Ia juga berjanji akan memberi sanksi kepada PNS yang terbukti malas, kurang disiplin, serta abai terhadap tugas dan tanggung jawabnya. “Tahun ini kita berupaya untuk meningkatkan disiplin PNS,” tandasnya.(tr-6)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*