Minggu, 17 November 2019

Warga Minsel Keluhkan Tarif Angkutan

AMURANG, (manadoterkini.com) – Sejumlah elemen masyarakat yang tinggal di Amurang dan Tumpaan, mengeluhkan pemberlakuan tarif angkutan Tumpaan-Amurang yang menurut mereka penurunannya tidak sesuai dan malah menyiksa warga.

Menurut salah satu warga Jackson Kawengian dirinya cukup bingung dengan pemberlakuan tarif saat ini. “Coba bayangkan, saat harga Bahan Bakar Minyak jenis Bensin (Premium) perliternya dijual Rp 6.500 tarif angkutan saat itu hanya Rp 3.000. Setelah naik Rp 8.500 tarif naik menjadi Rp 4.000. Namun setelah harga BBM turun menjadi Rp 6.600 perliter, tarif angkutan hanya menjadi Rp3.700,” ujarnya.

Ditambahkannya, sebagai warga dirinya berharap agar Pemkab Minsel dalam hal ini Dinas Perhubungan bisa meninjau kembali pemberlakukan tarif.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Izak Rey melalui Kasie Angkutan Darat Ferdinand Sorah ketika dikonfirmasi mengungkapkan, apa yang diputuskan sudah sesuai dengan surat edaran Kementerian Perhubungan yang menjelaskan untuk tarif angkutan minimal turun 5 persen. “Itu kami sesuaikan dengan surat edaran dari Kementerian Perhubungan RI,” tandasnya.(dav)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*