Senin, 18 November 2019

DBD Ancam Warga, Walikota Manado Perintahkan Dinkes Lakukan Fogging

MANADO, (manadoterkini.com) -Penyakit Demam Berdarah (DBD) adalah suatu penyakit yang tergolong penyakit akut yang disebabkan oleh adanya virus dengue, yang masuk melalui peredaran darah manusia melalui gigitan nyamuk dari jenis aedes yaitu, aedes aegypti atau aedes albopictus. Nyamuk Penyebab DBD tersebut kini mewabah di beberapa Wilayah di Kota Manado, bahkan telah ada yang meninggal karena penyakit DBD tersebut. Akan hal itu Walikota Manado DR, GS Vicky Lumentut tidak tinggal diam, langsung memerintahkan Dinas Kesehatan agar segera melakukan Fogging atau penyemprotan untuk membasmi nyamuk aedes albopictus. Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado, Dr, Robby Motto saat mintai penjelasan terkait perintah dari Walikota Manado GSVL untuk segera melakukan fogging mengatakan, bahwa perintah dari Pak Walikota GS Vicky Lumentut langsung di laksanakan oleh pihaknya.

“Kami telah melakukan fogging di wilayah-wilayah Kota Manado agar korban penyakit DBD tidak bertambah, di bulan Januari ini telah 64 lokasi yang telah mereka lakukan penyemprotan untuk membasmi nyamuk penyebab DBD,” katanya kepada wartawan.

Lanjut Motto, pihaknya tak hanya melakukan fogging bahkan langsung mensosialisasikan kepada masyarakat untuk mencegah nyamuk aedes albopictus berkembang biak. Agar masyarakat Menguras, Menutup dengan rapat , tempat-tempat penampungan air, dan menabur bubuk abate atau altosid serta mengubur barang-barang bekas yang bisa menampung air.

“Selain fogging, kami juga langsung sosialisasikan kepada masyarakat tentang bagaimana mencegah agar nyamuk aedes albopictus tidak berkembang biak, dengan melakukan gerakan, Menguras,Menutup tempat penampung air dan Mengubur (3M) tempat yang bisa menampung air. Untuk bubuk abate tersebut silahkan masyarakat bisa mengambilnya, di puskesmas-puskesmas yang ada di Kota Manado dengan gratis,” jelas Motto.(ald)

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*