Minggu, 17 November 2019

Walikota Tetapkan Manado Darurat Bencana

Manado Darurat Bencana Hingga Tuju Hari Kedepan

GSVL : Lebih dari Tiga Ribu Warga Berada di Pengungsian

HUJAN yang menguyur Kota Manado serta bagian hulu yakni Tomohon, Minahasa dan Minahasa Utara, berdampak banjir dan longsor. Tak ayal ribuan orang harus diungsikan karena sejumlah sungai telah meluap dan mengacam keselamatan warga.

Walikota Dr GS Vicky Lumentut, yang didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Maximilia Tatahede, Kadis Sosial Frans Mawitjere serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Peter KB Assa, usai melakukan pemantauan di sejumlah titik terjadinya banjir dan longsor, langsung melakukan konfrensi pers untuk menetapkan darurat bencana.

amuramg, Bencana Alam

Preskom Walikota GS Vicky usai melakukan pemantauan

manado

Walikota GSVL menyerahkan bantuan kepada pengungsi

“Setelah kita evaluasi dan kaji sudah lebih dari tiga ribu orang berada di pengungsian sehingga sudah masuk kategori tanggap darurat bencana. Untuk itu hingga tuju hari kedepan Manado tanggap darurat bencana,”ujar Walikota GSVL.

Dengan begitu kata Lumentut, pihaknya akan melakukan tindaklanjut membantu warga seperti makanan dan kebutuhan warga lainnya. Penetapan darurat bencana sendiri agar Pemkot Manado dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) dapat tidak segan-segan mengunakan anggaran penanggulangan bagi korban bencana banjir dan longsor.

manado

Walikota mendatangi korban banjir Sharil Kadir wartawan Koran Sindo Manado

manado

Walikota menyalami oma di pengungsian

“Ini merupakan syarat dan aturan sebagaimana protab. Kalau tidak kita akan berhubungan dengan persoalan hukum. Dengan artian tidak akan dipersalahkan,”kata Lumentut.

Ditempat yang sama Kepala BPBD Manado, Maxmilian Tatahede menuturkan pihaknya menyajikan makanan siap saji di tempat perngungsian.(***)

 

Pantau Lokasi Rawan Banjir dan Longsor, Walikota Manado Sisir Perbukitan Buha

manado

Walikota menyapa warga Bailang

KELURAHAN Bailang, Kecamatan Tuminting menjadi salah satu lokasi yang sering terendam banjir. Tak ayal, Minggu (11/1) Walikota GS Vicky Lumentut, didampingi kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bartje Assa Ph.D, menelusuri sumber aliran sungai di seputaran perbukitan Buha.

Di lokasi tersebut Walikota GSVL mendatangi rumah warga yang tertimpa longsor sebagaimana informasi dari Lurah dan masyarakat setempat di lingkungan IV. Dari pantauan manadoterkini.com, Walikota langsung terjun ke lokasi menghimbau warga di wilayah tersebut agar terus waspada disaat intensitas hujan tinggi, karena bisa mengakibatkan longsor dan banjir.

manado

Walikota saat memantau pesantren di Bailang terendam banjir

”Disaat curah hujan cukup tinggi, apalagi saat malam hari harus berjaga-jaga dan waspada dari banjir dan tanah longsor bagi rumahnya di lereng bukit seperti ini. Mari kita bersama-sama Doakan agar Kota Manado dijauhi dari segala bencana,” kata Walikota GS Vicky Lumentut saat mengunjungi salah satu Keluarga di lokasi tersebut, Kel Antaeng-Makausi warga Kelurahan Bailang Lingkungan 4, yang dibelakang rumahnya terjadi longsoran.

Lurah Bailang, Decky Focke saat di mintai penjelasan terkait dengan banjir dan tanah longsor mengatakan, pihaknya langsung menginformasikan kepada Pak Walikota. Dimana di kelurahan yang dipimpinnya terjadi banjir dan tanah longsor sebanyak tujuh titik, namun tidak menimbulkan kerugian material dan korban jiwa.” Saya langsung menginformasikan saat terjadi banjir dan longsor, yang terjadi di Kelurahan Bailang,”ujarnya.

Selanjutnya Walikota langsung memantau kawasan Ternate Tanjung, Kelurahan Paal 2, Kampung Tubir serta sejumlah wilayah lainnya.(***)

Dekat Dengan Rakyat, Walikota Manado Pantau Pengungsi

manado

Walikota menyapa warga di pengungsian

KEDEKATAN Walikota Manado GS Vicky Lumentut dengan warganya tidak usa diragukan lagi. Terbukti saat melakukan pemantauan sejumlah wilayah yang terkena dampak banjir akibat hujan yang terus menguyur Kota Manado beberapa hari terakhir.

Walikota GSVL tak segan bertegur sapa dan bahkan bercengkrama lebih dari saudara. Kepedulian pemimpin yang merakyat yang sangat menguga hati warganya.

Pantauan manadoterkini.com, orang nomor satu di Kota Manado itu maraton mengunjungi warga yang berada di tempat pengungsian. Tak ayal beliau pun telah menetapkan selama sepekan yakni 7 hari, Manado tanggap darurat bencana.

manado

Dekat dengan anak-anak di pengungsian

manado

Dekat dengan anak-anak di pengungsian

“Setalah dievaluasi lebih dari tiga ribu orang diberikan makan oleh BPBD Manado dan Dinas Manado. Dengan begitu Manado layak ditetapkan sebagai darurat bencana,”ujar Walikota GSVL pada jumpa pers.(***)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*