Selasa, 7 April 2020

Jadi Penentu Jumlah Cabup, PAN Hanura dan Nasdem Mulai “Pasang Tarif”

AMURANG, (manadoterkini.com) – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) baru saja menyetujui perppu Pilkada. Dengan disetujuinya perppu tersebut, maka pemilihan kepala daerah kedepan akan dilakukan secara langsung oleh rakyat. Termasuk halnya di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), yang tahun ini akan menggelar pesta demokrasi tersebut.

Syarat mengusung calon Bupati dalam perppu, membuat 3 partai di Minsel yakni PAN (2 kursi), Hanura (1 kursi) dan Nasdem (1 kursi) mempunyai harga tawar yang tinggi. Tidak mengherankan bila bisik-bisik di DPRD Minsel, tiga partai ini mulai memasang tarif untuk bisa membantu partai besar lainnya seperti Golkar, PDI-P, Gerindra dan Demokrat.

Ketentuan diperppu yang mengharuskan partai yang akan mengusung calon minimal memiliki 20 persen kursi di DPRD atau 25 persen suara sah, membuat pertarungan di Pilkada Minsel semakin menarik.

Menurut pemerhati politik Sulut Taufik Tumbelaka, tiga partai yakni PAN, Hanura dan Nasdem akan menjadi penentu berapa jumlah calon Bupati yang akan bertarung di Minsel. “Bila tiga partai ini menyebar dan memberi dukungan kepada masing-masing Partai Gerindra dan Partai Demokrat, dapat dipastikan Pilkada Minsel kemungkinan akan diramaikan 5 pasang calon bupati (Termasuk independent-red),” ujar Tumbelaka.

Ditambahkannya, bila Golkar ataupun PDI-P bisa merangkul 3 partai ini, Pilkada hanya akan diramaikan 4 cabup. “Namun bila ada dua partai besar yang berkoalisi dan juga merangkul 3 partai tersebut, Pilkada hanya diramaikan 3 cabup,” tegas Tumbelaka.

Ditambahkannya, berapa calon yang akan maju di Pilkada Minsel akan sangat ditentukan oleh lenggang politik tiga partai yakni PAN, Hanura dan Nasdem.

Hal senada dikatakan pemerhati politik lainnya Decky Mintje, menurutnya Pilkada Minsel sangat berpeluang diikuti 3 sampai 5 pasang calon. “Saat ini Parpol berhak mengusung cabup yakni Golkar dan PDI-P. Sendangkan Demokrat dan Gerindra harus berkoalisi karena masih membutuhkan satu kursi di DPRD Minsel untuk bisa mengusung cabup karena perolehan kursi tidak mencukupi,” ujar Mintje.

Ketua KPU Minsel DR Fanley Pangemanan S.Sos MSi ketika dikonfirmasi manadoterkini.com mengungkapkan, Pilkada Minsel dipastikan akan dipilih langsung oleh rakyat. “Perppu telah disahkan DPR RI,” ujarnya.

Lanjutnya bila melihat syarat dari perppu, kemungkinan Pilkada Minsel maksimal hanya diramaikan 5 cabup.(dav)

Syarat Mengajukan Calon Bupati

Sesuai Perpu Nomor 1 Tahun 2014 :

· Partai politik minimal harus memiliki 20 persenkursi di DPRD Minsel atau memperoleh suara sah 25 persen di pemilu.

· Untuk calon independent menimal mendapat dukungan 6,5 persen dari jumlah pemilih yang tersebar dilebih 50 persen jumlah kecamatan.

Grafis Perolehan Kursi dan Suara Partai Politik di Minsel

· Berhak Mengusung Cabup

- Partai Golkar mendapatkan 10 kursi (33 persen),

- PDI- P 6 kursi ( 20 persen)

· Harus Berkoalisi Karena Jumlah Kursi Tidak Mencukupi

- Partai Demokrat 5 kursi (17 persen)

- Partai Gerindra 5 kursi (17 persen),

- PAN 2 kursi (7 persen)

- Nasdem 1 kursi (3 persen),

- Hanura 1 kursi (3 persen).

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*