Sabtu, 4 April 2020

Tunjang Hari Anti DBD, TP-PKK Manado Gelar Penyuluhan di Paal Empat

manado

Ketua TP-PKK Prof Dr Paula Lumentut – Runtuwene ketika memberikan sambutan di GMIM Paal Empat

MANADO, (manadoterkini.com) – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) telah menjadi fenomena tahunan di Kota Manado. Tak ayal, Pemkot Manado mencanangkan Hari Anti Demam Berdarah Dengue (DBD) akibat kasus yang terjadi Manado tertinggi di Sulawesi Utara.

Menindaklanjuti pencanangan Hari Anti DBD tersebut, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Manado melaksanakan kegiatan penyuluhan pencegahan penyakit demam berdarah selama bulan Januari-Februari tahun 2015.

Seperti penyuluhan yang dilakukan, Selasa (3/2) di gedung GMIM Getsemani Paal IV, Kecamatan Tikala. Dimana TP-PKK Kota Manado, menggandeng Komisi Pelayanan Anak (KPA) Sinode Am.

Ketua TP-PKK Kota Manado Prof Dr Julyeta PA Lumentut – Runtuwene, MS DEA mengatakan, pelaksanaan penyuluhan ini dimaksudkan agar masyarakat mengerti dan mengenal penyakit DBD, serta pencegahannya.

“Sekarang ini, kita dihadapkan dengan adanya kasus DBD di Kota Manado. Penyuluhan ini dilakukan agar masyarakat bisa memahami dan bisa mengambil langkah pencegahan terhadap penyebaran virus DBD,”ujar Enci Paula, sapaan akrab isteri tercinta Walikota Manado GS Vicky Lumentut itu.

Ditambahkannya, kegiatan penyuluhan ini merupakan program TP-PKK di seluruh kecamatan se-Kota Manado, dalam rangka menunjang Hari Anti Demam Bardarah Dengue yang dicanangkan Pemkot Manado.

Sementara, nara sumber dari TP-PKK dr Rinny Kapojos mengajak masyarakat untuk waspada terhadap gejala DBD, karena penyakit ini sangat mematikan.

“Kita harus mengetahui gejala dan fase-fase DBD. Dimana morbiditas dan mortalitas infeksi virus dengue diantaranya dipengaruhi oleh status kekebalan atau imunisasi,”tukas Kapojos yang juga masuk Kelompok Kerja (Pokja) Kesehatan TP-PKK Kota Manado.(ald)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*