Senin, 30 Maret 2020

Atasi Kemacetan di Pusat Kota, Dishubkominfo Minsel Bakal Rubah Rute Lalin

amurang

Gambar rencana rekayasa jalur di pusat kota Amurang.(ist)

AMURANG, (manadoterkini.com) – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) saat ini tengah memikirkan jalur alternatif untuk mengurangi dampak kemacetan akibat bertambahnya mobil dan motor di jalur trans sulawesi tepatnya dipusat kota Amurang.

Kepala Dishubkominfo Minsel Izak Rey SE kepada sejumlah wartawan mengatakan tingkat kemacetan di pusat kota Amurang saat ini sangat tinggi, khususnya di kawasan pertokoan dan pasar Amurang.

“Dibutuhkan jalur-jalur alternatif, rekayasa lalu lintas, hingga transportasi massal alternatif untuk mengurangi beban kepadatan jalan ini. Belum lagi terus bertambahnya jumlah kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat,” katanya.

Dikatakan, jalur-jalur tertentu dan saat jam-jam tertentu tingkat beban dan kepadatan lalu lintas di jalanan yang ada di Pusat Kota Amurang memang mencapai titik tertinggi. Adanya jalur alternatif atau transportasi alternatif akan sangat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas.

Apalagi selama ini, pihak Dishubkominfo berupaya melakukan rekayasa lalu lintas dengan membuka jalur baru atau membuka traffict light (TL) baru.

“Meskipun itu belum sepenuhnya mampu mengurangi beban jalanan. Kedepan akan terus dibuka jalur-jalur alternatif baru,” ujarnya.

Angkutan yang akan berubah rute tersebut adalah Amurang-Tumpaan dan Teep-Amurang. Rey berharap perubahan rute itu menghilangkan kemacetan akibat angkutan umum yang menunggu penumpang di pusat kota seperti di depan Sakura Mart.

Dengan rute baru ini, untuk Tumpaan ke Amurang yang dulunya tidak sampai ke terminal Amurang sekarang kendaraan harus naik terlebih dulu ke terminal dan turun dan berbelok kiri menuju Rumah sakit Kalooran kemudian turun ke Kantor Koramil seterusnya ke pasar 54 amurang dan putar ke pertokoan melewati rumah kopi topas dan langsung ke arah Tumpaan.

“Sedangkan untuk jalur dari Teep ke Amurang naik terlebih dulu ke terminal lalu turun kemudian menuju Bank Sulut depan tugu KKO lalu turun kebawah menuju pasar 54 amurang dan kembali ke teep,” jelas Rey.

Rey juga mengatakan, kemacetan terjadi karena banyaknya angkutan umum dan kendaraan pribadi yang melintas di sana. Ia mengklaim bahwa jumlah pengunjung di pusat kota amurang meningkat sehingga mobil pengunjung mendominasi jalan-jalan di kawasan tersebut.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*