Senin, 30 Maret 2020

Didampingi Bupati Minsel, Menteri LH dan Kehutanan RI Tanam Pohon di Lokasi GOR Amurang

amurang

Bupati Minsel dampingi Meneteri Kehutanan, penanaman miliar pohon di GOR Amurang

AMURANG, (manadoterkini.com) – Menanam miliaran Pohon Indonesia di Desa Teep, Kecamatan Amurang Barat, Kabupaten Minsel tepatnya di seputaran gedung GOR, Jumat (6/2) dipimpin Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr Ir Siti Nurbaya Bakar MSc, didampingi Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu SE.

Menurut Ibu Menteri, apa yang sudah baik dari pemerintahan sebelumnya akan mereka lanjutkan, termasuk penanaman pohon. Pada tahun 2015, gerakan menanam berhasil mendorong penanaman 1,8 miliar pohon, sedangkan untuk tahun ini, penanaman direncanakan menembus 2 miliar pohon.

“Usaha menanam pohon sudah dilakukan Kementrian Kehutanan bersama seluruh anggota masyarakat di seluruh Indonesia. Kurang lebih 6,52 miliar pohon sejak 2010 hingga 2013, dan pada 2015 ini Kementerian Kehutanan akan menambah lagi dua miliar pohon,” katanya.

Ia mengatakan, apa-apa yang dirasakan dari penanaman pohon ini yang jelas menurut data pada 2006, ada 30 juta hektare lahan kritis dan pada 2014 awal tinggal 24 juta hektare.

“Tetapi lahan kritis ini harus terus diatasi. Diharapkan agar seluruh masyarakat khususnya yang ada di Minsel terus menanam pohon dan memeliharanya dengan baik,” harapnya.

Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE menyampaikan, Penerintah akan terus meningkatkan kegiatan menanam pohon untuk mendukung rehabilitasi lahan dan menjaga ekosistem hutan di Indonesia termasuk di Kabupaten Minsel.

“Gerakan menanam pohon yang selama ini telah dilaksanakan adalah kegiatan yang sangat baik, dan kita dari Pemkab Minsel akan terus melakukannya,” ujarnya.

Lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Minsel senantiasa berupaya meningkatkan kepedulian masyarakat agar peduli dengan kondisi lingkungan serta melakukan pemulihan dan pelestarian hutan.

“Selain itu Minsel juga melakukan gerakan menanam pohon yang senantiasa dilakukan dan digalakkan, khususnya di lokasi lahan kritis,” katanya.

Ia mengatakan, kerusakan tersebut, mengakibatkan menurunnya daerah resapan air dan debet air di Kabupaten Minsel. Untuk mengembalikan fungsi hutan yang telah rusak, Pemkab Minsel telah berupaya menekan laju degradasi hutan dan deforestasi melalui melalui program rehabilitasi hutan dan lahan dengan dana APBD dan APBN serta program CSR dari berbagai pihak yang peduli lingkungan.

“Masalah lingkungan yang tengah dihadapi Pemkab Minsel saat ini adalah upaya penanggulangan penembangan liar di kawasan hutan. Penebang liar telah merambah di kawasan lahan pertanian yang merupakan kawasan resapan air,” tandasnya.

Hadir dalam acara menanam pohon tersebut, diantaranya duta lingkungan hidup Paramitha Rusadi, Sekdakab Minsel Drs Danny Rindengan, para Asisten, kepala-kepala SKPD, kelompok pecinta alam, anak Sekolah, unsur pemuda, masyarakat dan para undangan lainnya.(dav)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*