Minggu, 29 Maret 2020

Edukasi Warga Tentang DBD, PMI dan TP-PKK Manado Gandeng Dinas Kesehatan

Runtuwene : Fogging Jalan Terakhir, Utamanya Gerakan 3M

manado

Prof Paula Lumentut – Runtuwene

MANADO, (manadoterkini.com) – Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan lewat gigitan nyamuk Aedes aegipty menjadi siklus tahunan di Manado, Sulawesi Utara, saat Januari hingga akhir Februari. Warga pun dibuat resah dengan penyakit mematikan tersebut. Akan hal itu, PMI Kota Manado bersama TP-PKK dengan mengandeng Dinas Kesehatan, terus gencar melakukan penyuluhan serta edukasi kepada masyarakat upaya pencegahan lewat gerakan 3M Plus.

Menurut Ketua TP-PKK Kota Manado yang juga selaku Ketua TP-PKK, Prof Dr Paula Lumentut – Runtuwene MS DEA, fogging langkah terakhir untuk membasmi nyamuk Aedes aegipty. Namun yang paling utama membasmi tempat berkembang biaknya nyamuk pembawah virus DBD.

“Bersih-bersih lingkungan seperti tempat-tempat yang menjadi penampungan air harus kita lakukan. Gerakan 3M Plus merupakan cara terbaik mencega DBD. Apalagi fogging itu hanya langkah terakhir untuk membunuh nyamuk dewasa,”ujar Prof Runtuwene.

Lanjutnya, 3M Plus adalah tindakan yang dilakukan secara teratur untuk memberantas jentik dan menghindari gigitan nyamuk Demam Berdarah dengan cara : 1).Menguras tempat-tempat penampungan air seperti : bak mandi/ WC, tempanyan, ember, vas bunga, tempat minum burung dan lain-lain seminggu sekali. 2). Menutup rapat semua tempat penampungan air seperti ember, gentong, drum dan lain-lain. 3). Mengubur semua barang-barang bekas yang ada disekitar / di luas rumah yang dapat menampung air hujan.

“Mari kita budayakan hidup bersih dan sehat dengan dimulai dari diri kita. Bila diri kita sehat maka lingkungan sekitar kita pun akan akan bersih dan sehat,” ajak ketua PMI kota Manado yang dikenal bersahaja dan murah senyum ini, saat melakukan penyuluhan di SDN O3 Manado.(ald)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*