Selasa, 7 April 2020

Pala Rasu : Reskin, Kami Hanya Bantu Salurkan

MANADO, (manadoterkini.com) – Bantuan beras miskin (raskin) merupakan program pemerintah pusat yang disalurkan pemerintah daerah melalui kepala lingkungan. Demikian dikatakan Kepala Lingkungan IX Malalayang Dua, Very Rasu kepada manadoterkini.com, Rabu (11/2).

Menurutnya, selama ini di wilayahnya tidak ada masalah dengan penyaluran raskin. Kalau pun ada komplen terkait kualitas beras itu langsung disampaikan ke Bulog. “Karena program ini adalah program pemerintah pusat di daerah. Jadi kami hanya bantu menyalurkan. Datanya pun mengacu pada BPS bukan kami yang mendata,”aku Rasu.

Dilain pihak Rasu mengakui ada fenomena di wilayahnya, kalau ada yang warga masuk data tidak menerima, diberikannya kepada orang lain. “Namun yang bersangkutan yang menandatangani. Kemungkinan masih ada atau saat yang sama tidak memiliki uang,”ujarnya.

Rasu menambahkan bahwa masyarakat di lingkungannya tau bahwa raskin itu program pemerintah pusat. “Masyarakat disini pun tau ini program pemerintah pusat. Karena sejak awal kita menyalurkan telah disosialisasikan kepada mereka kalau pemerintah daerah hanya membantu menyalurkan. Soal data penerima mengacu data BPS dan Bulog sebagai penyalurnya,”ungkap Rasu.

Sementara itu Walikota GS Vicky Lumentut, ketika melakukan kunjungan ke Pulau Bunaken dan Pulau Siladen, warga mempertanyakan tentang raskin yang tidak berkualitas atau dalam kondisi tidak baik.

“Banyak yang menyangka kalau bantuan Raskin itu program Pemkot Manado. Sekali lagi saya tegaskan, bantuan itu merupakan program pemerintah pusat melalui Dolog,’’ tegas Lumentut.

Belakangan banyak yang salah kapra soal bantuan raskin. Banyak yang menduga bantuan tersebut merupakan program pemerintah daerah, termasuk di Manado. Tak heran, jika masyarakat penerima bantuan ini mendapatkan beras ini ada tidak dalam kondisi baik, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado yang jadi sasaran dikomplen. Padahal pemerintah daerah sendiri hanya memfasilitasi bantuan pemerintah pusat tersebut melalu Dolog.

Zena Managadil, salah satu penerima bantuan Raskin sendiri mengakui baru tahu kalau Raskin itu bantuan pemerintah pusat. “Selama ini torang kira dari pak wali kota. Salah kote!,’’ ujar ibu rumah tangga asal Malalayang ini.

Pemkot Manado sendiri menurut GSVL, hanya menyediakan data berapa jumlah warga Kota Manado yang wajar menerima bantuan Raskin tersebut dengan mengacu data dari BPS. “Berapa banyak warga wajib menerima dikasih BPS, itu yang kita berikan ke Dolog. Jadi bukan Pemkot yang mengutak atik, oh warga ini yang harus menerima, warga ini jangan. Tapi Dolog yang menyalurkan langsung bantuan itu berdasarkan data BPS,’’ tandas GSVL.

Hanya saja, Pemkot Manado sendiri bisa membantu untuk mengingatkan Dolog jika ada warga beras rusak yang diterima warga. “Tugas kita Cuma sampai mengingatkan saja ke Dolog. Jika ada beras yang dibagikan rusak, tolong diganti. Dan itu sudah kami lakukan beberapa kali,’’ pungkas GSVL.(ald)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*