Sabtu, 4 April 2020

Oknum Wartawan Dilapor ke Polres Tomohon Diduga Lakukan Pemerasan

TOMOHON, (manadoterkini.com) – Dugaan pemerasan dilakukan oknum wartawan terhadap salah satu dokter di Rumah Sakit Bethesda Tomohon, Selasa (17/2) dilapor ke Polres Tomohon. Oknum wartawan tersebut berinisial FP alias Fenjel dilapor oleh Ronny Lalujan.

Ceritanya, dokter berinisial MR tersebut menangani pasien Deivi Pantouw (40), warga Karondoran, Langowan, Kabupaten Minahasa yang melahirkan namun tak tertolong dan meninggal dunia. Keluarga korban sebenarnya tak mempersoalkan kejadian tersebut. Namun tiba-tiba muncul Fenjel yang mengaku keluarga korban yang juga wartawan di salah satu media online di Manado meminta uang kepada si dokter sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Saat mendatangi dokter, Fenjel ditemani sejumlah wartawan. Mereka meminta uang Rp 50 juta. Si dokter lalu memberikan uang panjar sebesar Rp10 juta dengan perjanjian sisanya nanti diberikan berikut.

Merasa ada kejanggalan, pihak dokter lalu mengkonfirmasikan hal ini ke keluarga korban. Ternyata, keluarga korban tak pernah menyuruh atau meminta uang kepada dokter.

Merasa nama keluarga dicatut, akhirnya Ronny Lalujan, kakak ipar korban melaporkan hal tersebut ke Polres Tomohon.

‘’Ini sama sekali kami tidak terima. Nyawa adik kami tak bisa dinilai dengan uang. Dan, kami tak pernah meminta uang kepada dokter yang menanganinya karena tak mempersoalkan kematiannya saat melahirkan,’’ ketus Lalujan.

Kapolres Tomohon AKBP Ratna Setiawati SH melalui Kabag Ops Kompol Alkat Karouw membenarkan adanya laporan tersebut.(*/ald)

Tags: , ,
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

3 Responses

  1. Thanks atas informasinya.

  2. “Menjadi terbaik belum tentu baik tapi lebih baik jika melakukan yang terbaik untuk menjadi baik.”
    SYUKURI APA YANG ADA_*Efd

  3. Menjadi pelajaran bagi masyarakat mengingat saat ini banyaknya media terlebih media online yang gentayangan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*