Sabtu, 4 April 2020

Pagi Ini, GSVL Moderator Pertemuan Walikota se-Indonesia Dengan Presiden Jokowi

manado

Walikota GSVL ketiga dari kiri bersama kepala daerah lainnya di Indonesia.(ist)

MANADO, (manadoterkini.com) – Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Dr Ir GS Vicky Lumentut SH MSI DEA, dipercayakan sebagai moderator dalam diskusi yang melibatkan 98 Walikota se-Indonesia dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor.

GSVL sendiri ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan sebelum bertolak ke Jakarta, Kamis (19/2) sore kamarin di bandara Samratulangi, Manado menuturkan semua Walikota akan mendapatkan kesempatan selam 2-3 menit memaparkan kendala daerahnya masing-masing.

“Kemarin (Rabu 19/2) saya selaku Ketua APEKSI sudah menyampaikan kepada Kemendagri hal-hal yang akan jadi pokok pembahasan dalam dialog nanti. Ini kesempatan para wali kota menyampaikan kondisi daerah masing-masing kepada pak presiden,’’ kata GSVL sembari menuturkan pertemuan akan dilaksanakan di istana Bogor. “Karena tempatnya terbatas, dimintahkan untuk tidak membawa pendamping,”tambah tokoh populis tersebut.

Sebelum masuk materi inti, menurut GSVL, pihak kementerian akan menyampaikan laporan terlebih dahulu kemudian Presiden Jokowi memberikan arahan-arahan. “Saya juga sebagai Ketua APEKSI akan menyampaikan laporan pengantar dalam pertemuan itu,’’ kata suami tercinta Julyeta Paula Runtuwene ini.

Dikatakan GSVL, pertemuan ini berlangsung ketat. Seluruh Walikota tidak dibenarkan membawa pendamping, termasuk ajudan. “Waktu dialognya pun diatur sedemikian. Makanya saya sebagai moderator diminta memenej waktu karena ada 98 wali kota. Kalau tidak diatur waktunya, acara ini bisa sampai malam. Tapi intinya para wali kota diminta sampaikan hal-hal terkait masalah kota yg perlu penanganan oleh Pak Presiden,’’ pungkas GSVL seraya menambahkan, dirinya juga akan menyampaikan sejumlah hal-hal penting terkait pembanguna Kota Manado.(ald)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*