SHS Minta Fesbudaton Kultur Budaya Harus Dilestarikan

Tondano

SHS dan Forkopinda Sulut hadiri Fesbudaton.(ist)

SULUT, (manadoterkini.com) – Festival Seni Budaya Jawa Tondano (Fesbudaton) merupakan momen cerdas dalam menjaga dan melestarikan potensi budaya lokal sebagai salah satu akselerator percepatan pembangunan daerah di bidang pariwisata. Hal itu disampaikan Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang ketika membuka Fesbudaton X di Masjid Agung Al-Fatah Kyai Mojo, Tondano, Minahasa.

Pemerintah dan masyarakat Sulawesi Utara memberi apresiasi yang tinggi, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada segenap masyarakat Jawa Tondano (Jaton) yang telah mengorbitkan dan melestarikan kultur budaya yang mempesona ini.

Tondano

Seni Budaya Jawa Tondano

“Festival ini patut mendapat respons positif dari seluruh komponen masyarakat Bumi Nyiur Melambai, sebagai bentuk penghargaan terhadap kreatifitas budaya yang perlu dilestarikan untuk menjadi kekuatan pengembangan pariwisata di Sulut dan Minahasa, guna menarik minat wisatawan,” tandas Sarundajang. Hadir dalam acara fesbudaton tersebut Wagub Dr Djouhari Kansil MPd, unsur Forkopimda Sulut serta para pejabat Pemprov Sulut.(cw-8)

Fesbudaton Festival Seni Budaya Jawa Tondano Gubernur Sulut

Posting Terkait

Tinggalkan pesan