Minggu, 29 Maret 2020

Akibat Masih Menunggak, 3 Desa dan 2 Kelurahan di Minsel Terancam Tidak Kebagian Raskin

AMURANG, (manadoterkini.com)-Akibat masih menunggak sekitar 27 Juta. Tiga Desa dan Dua Kelurahan di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) terancam tidak akan kebagian beras miskin (Raskin) dari pihak Bulog.

Hal tersebut disampaikan langsung Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Minsel Adrian Sumuweng kepada sejumlah wartawan Rabu (25/2) siang tadi.

Menurut Sumuweng, ketiga Desa dan dua Kelurahan tersebut masing-masing Desa Kotamenara Kecamatan Amurang Timur, Desa Wiau Lapi Barat Kecamatan Tareran, Desa Sondaken Kecamatan Tatapaan, Kelurahan Uwuran Dua dan Kelurahan Ranoyapo Kecamatan Amurang.

“Ketiga Desa dan dua Kelurahan ini masih menunggak Rp 27 juta pada tahun 2014 lalu kepada bulog, jadi akibat mereka belum melunasi tunggakan mereka terancam tidak akan kebagian raskin pada tahun 2015 ini, jadi mereka harus melunasi dulu baru pihak bulog menyalurkan jatah raskin ini,” ujarnya.

Sumuweng juga mengatakan, pohaknya sudah berkordinasi dengan Hukum tua (Kumtua) dan Lurah untuk segera melunasi tunggakan tersebut. Ini juga dimaksudkan agar tidak akan menjadi permasalahan di kemudian hari.

“Saya sudah menghubungi Kumtua dan Lurah yang masih menunggak, dan mereka sudah merespon dan mereka telah berjanji segera melunasi hutang tersebut,” ujarnya lagi.

Lanjut dia, pelunasan ini tidak akan dilunasi oleh ketiga Desa dan dua Kelurahan ini, sesuai perjanjian MoU bersama. Pihak kejaksaan akan langsung melakukan pemeriksaan terkait adanya tunggakan pembayaran raskin tersebut.

“Itu selalu kami ingatkan, karena jika belum dibayar, akan berhadapan dengan pihak berwajib dan itu sudah sesuai MoU yang dilakukan pihak terkait dengan Bulog,” tandas mantan Camat Sinonsayang ini.(dav)

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*