Selasa, 7 April 2020

Tetty : BPKP Dorong Pemkab Minsel Wujudkan Tata Kelola Keuangan Transparan dan Akuntabel

amurang

Pertemuan Pemkab Minsel dengan BPKP Sulut

AMURANG, (manadoterkini.com)-Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu SE yang didampingi Sekdakab Minsel Drs Danny Rindengan MSi pada Kamis (26/2) memgelar Rapat Kordinasi (Rakor) dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Utara (Sulut).

Berdasarkan pemaparan Ketua Perwakilan BPKP Sulut Drs Adil Hamongan Panghutan MM, rakor ini sangat penting, karena disamping dalam rangka pelaksanaan sistem akutansi berbasis Akrual, Juga terkait asistensi penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Minsel tahun anggaran 2014. Melihat sejauh mana peraturan pemerintah nomor 71 tahun 2010 tentang standar akutansi dalam tata kelola keuangan tahun 2015 khususnya di Kabupaten Minsel.

Acara yang dilaksanakan di ruang rapat Bupati ini juga dihadiri seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di lingkup Pemkab Minsel.

Sementara itu, Bupati Cristiany Eugenia Paruntu SE, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kepala Perwakilan BPKP Sulut beserta jajaran yang tidak henti-tentinya terus memberikan pendampingan kepada segenap Jajaran SKPD di Minsel. Guna mewujudkan laporan keuangan yang transparan dan akuntabel, selama 2014 Pemkab Minsel telah melakukan beberapa langkah penting seperti rapat evaluasi mengenai serapan anggaran serta realisasi fisik di tahun 2014.

Selain itu Bupati secara khusus telah mendatangi SKPD-SKPD yang mempunyai program kegiatan yang cukup besar untuk menyiapkan kelengkapan dokumen 2014. Terkait masalah asset, Minsel telah melakukan sesus asset dan BPKP diminta melakukan verifikasi terhadap asset di Minsel.

Di tahun 2015 ini juga sudah mulai mengadakan semacam Bimtek berkenaan dengan standar akuntansi pemerintah berbasis accrual (accrual basis).

“Kami minta BPKP terus mengadakan pendampingan baik berkenaan dengan asset maupun keuangan termasuk pendampingan,” terangnya seraya menambahkan selama melakukan pendampingan di Minsel, BPKP juga diminta untuk mengadakan sebuah simulasi pemeriksaan sehingga bisa membenahi kekurangan yang ada.

Bupati juga menerangkan pihaknya telah mengadakan rapat terkait penerapan anggaran 2015. Tetty menjelaskan, tampilan APBD Minsel 2015 yang besarnya mencapai miliaran rupiah ini, sebagain besar diarahkan untuk kepentingan masyarakat.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*