Senin, 22 Januari 2018

Eman Barhasil Lobi Kemenpora, Pembinaan Minat dan Bakat Atlit Sejak Dini

TOMOHON, (manadoterkini.com) – Walikota Jimmy Eman berhasil melakukan lobi ke Kementerian Pemuda dan Olahraga, bidang melalui Asdep Pembibitan Olahragawan. Sehingga Kota Tomohon menjadi salah satu kota di Sulawesi Utara melakukan tes pemanduan bakat atlit sedini mungkin yang nantinya diharapkan berprestasi di tingkatnasional maupun internasional.

Menurut Kadis Pemuda dan Olahraga Pemkot Tomohon, dr.Olga Karinda, M.Kes, menuturkan dua Kota di Sulut diantaranya Tomohon dan Kotamobagu, mendapatkan jatah untuk tes pemanduan bakat yang didanai oleh APBN.

“Kegiatan sangat baik ini diharapkan akan diikuti 400 pelajar usia 12 sampai dengan 14 tahun (tingkat SMP) dan diutamakan yang berpotensi di Bidang Olahraga. Nantinya akan diajukan ke ke Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora),”kata Karinda.

Untuk pelaksanaan tes pemanduan bakat ini akan dilaksanakan pada bulan April dan Mei 2015. Oleh karena itu disampaikan kepada para orang tua yang memiliki anak-anak usia 12-14 tahun tinggi badan 145 cm dan memiliki potensi menjadi atlet agar supaya mempersiapkan diri untuk mengikut tes pemanduan bakat.

“Setelah melewati tahapan tes, akan dididik dan dibina untuk menjadi atlet profesional. Semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini akan tampak bibit atlet baru yang berpotensi dan berbakat. Untuk informasi selanjutnya silahkan menghubungi dinas terkait yaitu Dinas Pemuda dan Olahraga yang beralamat di Lokasi Stadion Parasamnya Walian,”kata Kabag Humas dan Protokol F.F Lantang, SSTP melalui Kasubag Humas Djufry Rorong,S.Sos.

Tes pemanduan bakat yang bertujuan untuk mengoptimalkan penjaringan bibit-bibit atlet potensial dengan kriteria :

1. Pelajar usia 12-14 tahun (SMP) sebanyak 400 orang, diutamakan yang berpotensi di bidang olahraga,

2. Kab/Kota memiliki komitmen yang tinggi untuk membina hasil program pemanduan bakat sehingga menjadi atlet berprestasi,

3.wajib memiliki klub-klub/sentra pembinaan atlet/olahragawan junior,

4. Bersedia melaporkan perekembangan pembinaan atlet hasil program pemanduan bakat kepada Kemenpora RI di Asdep Pembibitan Olahragawan minimal satu kali dalam setahun. (efd)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*