Senin, 19 Agustus 2019

JWS Tanggapi Bijak Info Demo Guru di Polda Sulut

manado

Bupati Drs Jantje W Sajow MSi

TONDANO, (manadoterkini.com) – Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi menanggapi bijak akan informasi dan pemberitaan tentang demo besar-besaran para guru di Minahasa terkait Tunjangan Sertifikasi Guru (TSG) di Polda Sulut pada beberapa lalu, sesungguhnya hal itu tidak benar dan tidak ada.

Hal tersebut disampaikan Bupati Jantje Wowiling Sajow kepada sejumlah wartawan di sela-sela kegiatan Kick off Meetting dan Lokakarya Memorandum Program Sanitasi pada Rabu (18/3) kemarin di Kantor Gubernur Sulut.

Menyangkut penjelasan tentang Tunjangan Sertifikasi Guru (TSG) terutama selisih pembayaran triwulan 1, 2 dan 3 ditanggapi Bupati JWS, pertama, Tunjangan Sertifikasi Guru tidak dibayarkan kalau tidak melaksanakan tugas minimal 24 jam per minggu. Kedua, Guru yang mengajar mata pelajaran yang tidak sesuai dengan sertifikat pendidiknya, tidak akan dibayarkan pula. Ketiga, yang menjadi pertanyaan di media mengenai selisih jumlah gaji pokok.

“Hal ini terjadi karena untuk triwulan 1 tahun 2014 tidak sama dengan triwulan 2 dan seterusnya,” ujar JWS.

Lanjut dikatakan JWS, itu dikarenakan bahwa untuk pembayaran triwulan 2 dan triwulan selanjutnya sudah mengikuti besaran gaji pokok baru. Sementara triwulan1 masih memakai gaji pokok lama atau gaji pokok sebelum ada kenaikan gaji. Karena gaji pokok baru mulai dibayarkan pada bulan Juli 2014.

“Jadi pembayaran triwulan 1 berpedoman pada gaji bulan Januari 2014 yang dalam petunjuk teknisnya, pembayaran kurang atau lebih pembayaran akan di atur pada tahun berikutnya,” jelasnya.

Sedangkan masalah dipindahkan pembayaran dana tersebut ke Bank BTN, menurut Bupati itu adalah hal biasa, yang bertujuan untuk menghidupkan ekonomi dengan hadirnya Bank-bank baru di Tondano.

“Namun pada tahun 2015 ini sudah dikembalikan ke Bank Sulut yang mengelola pembayarannya,” tandasnya.(cw-3)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*