Jum'at, 23 Agustus 2019

Masih Menunggak, 244 KK Miskin di Minsel Bakal Tidak Kebagian Raskin

AMURANG, (manadoterkini.com) – Dua Desa dan Kelurahan hingga kini rupanya belum melunasi hutang pembayaran raskin dari tahun 2014, hal ini berdampak Sekira 244 kepala keluarga (KK) miskin yang tinggal di Desa Sondaken Kecamatan Tatapaan dan Kelurahan Uwuran Dua Kecamatan Amurang, terancam tidak akan menikmati beras miskin (raskin) yang disalurkan Bulog.

Kepala Bagian Ekonomi Adrian Sumuweng menjelaskan, konsekuensi jika tidak membayar lunas tunggakan ke pihak Bulog, raskin tersebut tidak akan disalurkan. Penyaluran raskin sekarang ini sudah sedang dilakukan ke beberapa Kecamatan.

“Pihak kami terus menginformasikan ke Kumtua dan Lurah terkait agar secepatnya melakukan pelunasan. Nanti warga miskin yang akan dirugikan jika sampai tunggak bayar raskin ke Bulog tidak segera dilunasi,” ujarnya.

Dia menuturkan, kalau memang tunggakan tersebut tidak dibayarkan, sekira 88 KK di Desa Sondaken dan 156 KK di Kelurahan Uwuran Dua, bakal tidak akan menerima jatah beras miskin tersebut.

“Yah, kecuali kalau sudah ada perjanjian antara pihak desa dan kelurahan tersebut dengan pihak Bulog. Kami menyarankan agar ke dua desa dan kelurahan tersebut segera melunasi kewajibannya agar tidak berdampak pada pemerimah raskin,” pintanya.

Sementara itu, personil DPRD Minsel Jerry Pangkey mengatakan, Desa dan Kelurahan yang menunggak seharusnya memprioritaskan pembayaran utang raksin tersebut karena akan menyulitkan penerima raskin yaitu rumah tangga sasaran (RTS) yang sangat membutuhkan beras tersebut. Apalagi harga beras sekarang melambung tinggi. Penyaluran raskin akan sangat membantu mereka mencukupi kebutuhan hidup setiap hari.

“Ini yang perlu diperhatikan pemerintah Desa dan Keurahan agar secepatnya melunasi tunggakan sebelum jadwal penyaluran di wilayah tersebut,” jelas Pangkey.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*