Jum'at, 21 September 2018

BKDD Minsel Diminta Investigasi Kemungkinan PNS Gunakan Ijasa Palsu

AMURANG, (manadoterkini.com)-Dugaan ijazah palsu (Ipal) di kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagaimana pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Sulawesi Utara (Sulut) Drs Asiano Gammy Kawatu, saat Rakor di BKN Regional XI BKN Manado beberapa waktu lalu, diminta agar menjadi perhatian serius dari Pemkab Minahasa Selatan (Minsel).

Wakil Ketua DPD Antikorupsi Garda Sulut Sonny Nayoan SH mengatakan, meski sifatnya masih sebatas prasangka, namun dugaan penggunaan ipal tersebut perlu ditelusuri. “Mudah-mudahan di Minsel tidak ada PNS yang gunakan Ipal. Tapi, tidak ada salahnya jika dilakukan investigasi agar masyarakat bisa mendapat pencerahan terkait hal ini,” ujar Nayoan.

Menurutnya, Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Minsel selaku instansi yang memiliki kewenangan untuk melakukan investigasi diharapkan membentuk tim investigasi guna mencari tahu hal tersebut. “Jika ditemui ada yang gunakan ipal, PNS yang bersangkutan wajib diberikan sanksi sesuai aturan, karena tentu penggunaan ipal merupakan tindakan negatif yang tidak bisa ditolerir,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala BKDD Minsel Drs Roy Tiwa, yang dimintai tanggapannya mengatakan, dugaan penggunaan ipal di kalangan PNS memang menjadi salah satu topik yang terangkat dalam Rakor di BKN Regional IX Manado.

“Kebetulan saya ikut Rakor, dan dari penyampaiannya ada tim yang akan dibentuk yakni BKN, Inspektorat dan pihak lainnya yang akan melakukan investigasi terhadap hal tersebut. Dan tentu BKDD Minsel akan sangat koperatif dan mendukung langkah tersebut,” katanya.

Menurutnya, sesuai aturan penggunaan ipal oleh PNS bukan hanya berpotensi pemberian sanksi kepada PNS bersangkutan, tetapi juga bisa menyeret PNS yang didapati menggunakan Ipal ke proses hukum pidana.

“Secara aturan kepegawaian, PNS yang didapati menggunakan ipal sudah pasti dikenakkan sanksi termasuk wajib membayar tuntutan ganti rugi,” tandasnya.(dav)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*