Kamis, 22 Agustus 2019

Tolak ISIS, Pemuda Pancasila Minsel Siap Jadi Garda Terdepan

pusungAMURANG, (manadoterkini.com) – Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Ir Novie Pusung menyatakan sikap penolakan terhadap kehadiran gerakan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Indonesia khususnya di Sulawesi Utara (Sulut) yang dinilai meresahkan segenap rakyat Indonesia serta memicu situasi kehidupan berbangsa yang tidak kondusif.

Dikatakan Pusung, kehadiran ISIS menjadi ancaman baru bagi dunia termasuk Indonesia khususnya di Kabupaten Minsel, karena ISIS sangat radikal dalam ideologi dan gerakannya baik terhadap umat Nasrani maupun juga penganut Islam yang tidak sealiran sehingga dunia perlu menyikapi ISIS secara cerdas dan efektif. Pusung meminta pemerintah daerah tidak lengah terhadap masuknya ideologi Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS). Hal ini dikarenakan dari sejumlah pemberitaan di media massa, baik cetak dan online sejauh ini sudah ada beberapa kelompok dan orang yang berani menyatakan persetujuan dan keinginannya untuk bergabung dengan ISIS.”Itu menandakan sebagian dari masyarakat setuju dan siap bergabung dan mengembangkan gerakan itu di Indonesia,” kata Pusung kepada manadoterkini.com Senin (23/3) siang tadi.

Dia juga berharap pemerintah dan masyarakat bersama-sama mensosialisasikan dan antisipasi bersama terkait ISIS, sebab tindakan mereka melanggar hukum dan mengancam eksistensi Pancasila, UUD 45 dan NKRI. Pada titik tertentu penyebaran ideologi ISIS di Indonesia dapat dikategorikan sebagai tindakan makar atau subversif.

Sosialisasi tersebut bisa dilakukan dengan cara membentuk tim gabungan dari unsur TNI, Polri dan ormas yang ada.”Barisan Pemuda Pancasila siap menjadi garda terdepan dalam pemberantasan ideology tersebut,” katanya.

Lanjut Dia juga, Pemuda Pancasila Minsel mendukung langkah pemerintah yang secara resmi melarang ideologi ISIS di Indonesia. “Pelarangan itu diharapkan dapat mengantisipasi berkembangnya paham itu di tengah-tengah masyarakat. Sikap tegas pemerintah diharapkan dapat menjadi dasar hukum untuk menjauhi dan menentang berkembangnya paham tersebut,” tandasnya.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*