Jum'at, 23 Agustus 2019

Maju For Manado Cerdas, Yel..Yel SMA 8 Manado

GSVL Ingatkan Para Siswa Hindari Narkoba

manadoMANADO, (manadoterkini.com) – Yel…yel… Maju For Manado Cerdas dari SMA Negeri 8 Manado, membuat takjub Walikota GS Vicky Lumentut. Kehadiran GSVL sapaan akrab orang nomor satu di Kota Manado, untuk membuka sekaligus memberikan meteri atas pembinaan keimanan dan ketakwaan organisasi kepemudaan dan pengurus osis SMA/SMK yang digagas oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Manado.

Kegiatan tersebut mengambil tema “Menciptakan kader kepemimpinan banggsa yang beriman dan bertaqwa, mandiri, unggul serta berjiwa wirausaha”.

Mengawali sambutannya, Walikota GSVL mengingatkan para siswa serta guru akan bonus demograsi yang menjadi penilaian BKKBN dan Kementerian Kesehatan. Dimana penduduk pada usia 15-65 masuk usia produktif. Nantinya untuk tahun 2020-2030 atau 2025-2035 penduduk Indonesia masuk dalam usia produktif sekitar 70 persen.

“Indonesia akan menjadi sangat besar. Untuk itu kalau tidak dipersiapkan dengan baik akan menjadi beban negara. Sebaliknya jika dipersiapkan dengan baik tentu akan menjadi berkat. Jalannya kita harus menyiapkan sumber daya manusia dan taqwa kepada Tuhan,”ujar Walikota GSVL.

manadoSalah satu yang menjadi tantangan yang harus dihindari kata Walikota Manado, adalah menghindari narkoba. “Jadi utama kepada Tuhan. Kedua, teknologi dan informasi. Makanya kita harus mempersiapkan SDM sejak dini. Siapkan diri kalian dengan baik, karena kalian yang akan gantikan torang,”tandasnya.

Guna merangsang kreatifitas generasi muda di Kota Manado, Walikota GSVL akan memberangkatkan siswa yang mendapatkan nilai tertingi se Sulut ke Jepang sedangkan tertinggi di Kota Manado akan melihat lebih dekat universitas dan high school di Singapura. “Jadi siswa yang tertinggi di Manado akan diberangkatkan ke Singapura, sedangkan tertinggi di Sulut diberangkatkan ke Jepang. Para siswa tersebut nantinya melihat cara belajar high school disana serta universitas,”ungkap GSVL.

Dilain pihak Walikota menitipkan para guru untuk tidak membantu para siswa dengan cara yang tidak benar. “Saya titipkan bantu anak-anak kita ini dengan memberikan penambahan waktu belajar. Saya paling tidak suka lulus bagus dengan bantuan orng lain. Kita harus memiliki kepercayaan tinggi,”pungkasnya.(ald)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*