Kamis, 22 Agustus 2019

Liputan Khusus Launching Bebas Parkir di Manado

GSVL Canangkan Kawasan Bebas Parkir di Samrat dan Boulevard

WALIKOTA GS Vicky Lumentut, akhirnya turun langsung menindaklanjuti keluhan warga akan parkir kendaraan yang menyebabkan kemacetan di Kota Manado selama ini. Tak ayal, Senin (23/3) sore kemarin, GSVL sapaan akrab Walikota Manado melakukan mencanangkan kawasan jalan samaratulangi dan boulevard bebas dari parkir kendaraan yang dilaksanakan di halaman parkir Gereja Kategral.

manado

Walikota pimpin apel

manado

foto bersama dengan Walikota GSVL usai apel

Walikota pun mengingatkan aparat Kapolisian, Petugas Dishub, dan Pol-PP dalam apel tersebut hendaknya melaksanakan tugas dan fungsi sebaik mungkin dengan terus mengedepankan faktor pelayanan prima.

“Sejumlah lokasi larangan Parkir di Kota Manado ini, kiranya bisa diterapkan para pengendaraan bermotor yang ada. Mari kita terus mentaati aturan dan peraturan yang ada, agar tidak ada yang dirugikan,”ujar GSVL sembari mengingatkan tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan para penguna jalan maupun warga mengunakan fasilitas publik.

Launching bebas parkir manado

Lanjutnya, mulai 1 April nanti, pihak terkait yang tergabung dalam Polisi Lalulintas, Dishub dan Pol PP akan melakukan penindakan tegas bagi para pengendara bermotor yang melanggar. “Saat ini baru sebatas sosialisasi dan teguran, jadi mari kita warga yang taat Lalulintas kiranya bisa mengikuti ketentuan dan aturan yang ada,” saran Walikota GSVL.(***)

 

Inilah Kawasan Bebas Parkir di Jalan Samrat dan Boulevard

DEPALAN titik di kawasan jalan Samratulangi dan Boulevard atau jalan Piere Tendean yang telah dilaunching oleh Walikota GS Vicky Lumentut, bebas dari kendaraan parkir kendaraan bermotor, Senin (23/3) kemarin di kompleks Gereja Katedral Manado.

Dalam kesempatan tersebut Walikota didampingi Wakil Walikota, Harley A.B. Mangindaan, Kadis Perhubungan, Drs. V. Koagouw, dan Kasat Pol PP, Xaverius Runtuwene, beserta jajaran Kepolisian satuan lalu lintas dan jajaran Dinas Perhubungan Kota Manado. Turut hadir Ketua BKSAUA, Pdt. Roy Lengkong, Ketua Harian FKUB, Pdt. Renata Ticonuwu, dan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, James Karinda, S.H, M.H.

manado manado

Adapun kawasan bebas parkir yang disosialisasikan dan dilaunching meliputi 8 titik kawasan yaitu :

1. Jalan Sam Ratulangi :

a. traffic light karombasan – patung samrat : kiri kanan dilarang parkir pukul 08.00 – 19.00

b. patung samrat karombasan – traffic light rike : sisi kanan dilarang parkir, sisi kiri dilarang parkir pukul 13.00 – 19.00

c. pikat – gereja paulus : sisi kiri dilarang parkir, sisi kanan dilarang parkir pukul 15.00 – 19.00

d. diknas sulut – zero point : sisi kiri kanan dilarang parkir.

2. Jalan Piere Tendean/Boulevard

a. multi mart – pertigaan pondol : kiri kanan dilarang parkir

b. mega mall : kiri kanan dilarang parkir

c. jembatan kuning : kiri kanan dilarang parkir

d. sepanjang mantos : kiri kanan dilarang parkir.(lipsus)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*