Kamis, 20 September 2018

Walikota Manado Tegaskan Lakukan Control Lenvil

GSVL : Jangan Semua Sampah Dibuang ke TPA, Dinas Kebersihan Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah

SISTEM yang dilakukan Pemerintah Kota di TPA Sumompo saat ini adalah control lenvil bukan open damping, sehingga tidak bau atau berlalat. Namun kalau model pembuangan sampah seperti saat ini suatu ketika tidak semakin kesulitan membuang sampah sampah. Demikian kutipan kalimat yang diungkapkan Walikota GS Vicky Lumentut kepada wartawan di lokasi TPA Sumompo, Selasa (17/3) kemarin.

“Sistem yang kita gunakan saat ini adalah control lenvil bukan open damping. Kalau open damping hanya dibuang begitu saja, namun control lenvil ditimbun dengan tanah sehingga tidak bau dan tidak kelihatan lalat. Karena kalau open damping merusak lingkungan,”ujar GSVL sapaan akrab Walikota Manado.

Meski sistem control lenvil ini semakin baik namun kendala kedepan itu lokasi semakin sempit. Untuk itu, GSVL menginstruksikan kepada Dinas Kebersihan dan Pertamanan, mengajak masyarakat lakukan pemilahan sampah, guna meminimalisir volume sampah yang terus mengunung di lokasi TPA Sumompo.

manado

Walikota GSVL mengambil melon yang bertumbuh di kawasan TPA Sumompo

manado

Walikota memantau alat yang sedang berkerja di TPA Sumompo

“Kalau model pembuangan sampah masih seperti sekarang, semuanya dibawah ke TPA satu saat Manado tidak ada lagi tempat pembuangan sampah,”kata Lumentut didampingi Kadis Kebersihan dan Pertamanan Julises Oehlers SH dan Kepala Bappeda Peter KB Assa ST MSc PhD.

Dari hasil kunjungan tersebut, Walikota menuturkan akan ada lahan yang akan dibeli lagi untuk menjadi tempat pembuangan menjadi bukit yang baru nanti. “Memang kedepan kita lagi berusaha melakukan perluasan, karena lokasi yang ada sekarang masih boleh naik satu dua meter lagi naik,”ungkap Dari hasil kunjungan tersebut,”ungkap GSVL kepada sejumlah wartawan.(***)

 

Walikota Manado Goreng Pisang di TPA Sumompo

TEMPAT Pembuangan Sampah (TPA) Sumompo sudah sangat layak memenuhi semua kriteria penilaian Adipura. Demikian ungkapan Walikota GS Vicky Lumentut ketika dikonfirmasi oleh sejumlah wartawan di lokasi TPA Sumompo, Selasa (17/3) kemarin.

“Persyaratan Adipura saya rasa TPA Sumompo telah memenuhi kriteria. Paling tidak kita makan disini tidak kejar-kejaran dengan lalat. Kalau ditempat lain karena sampahnya bau jadi lalatnya banyak,”ungkap Walikota GSVL.

manado

Pantau TPA didampingi Kadis Kebersihan dan Pertamanan

manado

Walikota GSVL goren pisang di TPA Sumompo

Lanjut dikatakan Walikota, gas metan yang dihasilkan dari sampah telah dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar TPA Sumompo. “Jadi rumah –rumah disekitar sini telah dibuatkan instalasi mengunakan gas yang dihasilkan oleh sampah. Dan ini mendukung untuk penilaian Adipura,”tutur Lumentut.

Pantauan manadoterkini.com, Walikota langsung menikmati suasana TPA Sumompo dengan goreng pisang sendiri. Dimana proses gas pembakaran untuk menggoreng pisang dihasilkan dari gas metan dari sampah. Usai menikmati pisang goreng serta buah di kawasan TPA Sumompo, GSVL kemudian meninjau tempat kendaraan dicuci dan memantau kondisi TPA serta rencana perluasannya.

Diketahui juga salah satu yang menjadi kendala Kota Manado belum mendapatkan Adipura Kencana lalu karena tidak adanya jembatan timbang dan tempat cuci kendaraan. Dan kini keduanya telah dipenuhi oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan.(Lipsus)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*