Sabtu, 21 September 2019

Kapolres Akui Sisi Penerapan Hukum Perda Nomor 4 Tahun 2014 Lemah

Sunarto

Kombes Polisi Sunarto (ist)

MANADO, (manadoterkini.com) – Penerapan sisi hukum Peraturan Daerah (Perda) nomor 4 tahun 2014 tentang minuman keras, untuk menjerat para pelaku pengedar dan pemabuk khususnya di Kota Manado, masih lemah. Hal ini diakui Kapolres Manado Kombes Pol Sunarto kepada wartawan, usai melakukan rapat dengar pendapat atau hearing dengan Komisi A DPRD Manado.

“Larangan yang diatur dalam Perda Nomor 4 tahun 2014 terkait penerapan hukum sangat lemah. Hukuman badan (penjara), denda, sampai sanksi administrasi terhadap pemabuk minuman beralkohol baik penjual dan yang mengkonsumsi tidak cukup membuat kapok para pelaku miras,” kata Sunarto.

Lebih lanjut, dirinya mengakui bahwa Kota Manado yang kondisi mulai tidak aman karena sering terjati konflik baik perorangan maupun kelompok, sebagian besar dipicu karena miras.

“Kota Manado sekarang memang sudah sangat memprihatinkan, banyak sekali konflik yang terjadi di masyarakat, dan kebanyakan konflik-konflik yang muncul tersebut disebabkan oleh Minuman Keras (Miras). Jadi sekarang ini pihak Kepolisian sedang melakukan rasia-rasia miras di warung-warung, untuk mengantisipasi terjadinya konflik,” pungkas Sunarto.(tim)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*