Kamis, 18 Juli 2019

Penghasil Panas Bumi, Tomohon Kebagian 61,36 Persen

TOMOHON, (manadoterkini.com) – Sebagai penghasil panas bumi tahun 2015 Kota Tomohon akan kebagian 61,36 persen dari total anggaran bagi hasil untuk daerah di Sulawesi Utara. Demikian dikatakan Kabag Humas & Protokol FF Lantang, SSTP yang mendampingi Walikota Jimmy F Eman,SE.Ak mengikuti acara presentasi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) Tahun anggaran 2015 atas Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Own Operation yang bertempat di Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan konservasi energy Kementerian ESDM RI.

“Tahun 2015 Kota Tomohon akan mendapatkan bagi hasil sebesar 61,36 % dari total anggaran bagi hasil untuk daerah di Provinsi Sulawesi Utara. Selain Tomohon, daerah lain di sekitar Tomohon mendapat bagi hasil dengan rincian rincian Minahasa 34,40 persen, Minut 3,21 persen, Minsel 0,38 persen, Mitra 0,10 persen dan Manado 0,55 persen,”kata Lantang.

Sementara itu,GM PGE Area Geothermal Lahendong Bapak Eko Agung, yang mewakili tim Pemkot Tomohon, mempresentasikan Realisasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2014 dan RKAB tahun 2015.

“Dalam realisasi RKAB Tahun Anggaran 2014, Kota Tomohon telah menerima Rp 1,228 Milyar, dan direncanakan dalam RKAB Tahun Anggaran 2015 sesuai SK Menteri ESDM Nomor 4043 K/80/MEM/2014 tentang penetapan Daerah Penghasil dan Dasar Penghitungan Alokasi Dana Bagi Hasil dari Daerah Penghasil Sumber Daya Alam Panas Bumi,”terang Agung.

Adapun untuk nominal jumlah anggaran, kata Agung akan ditentukan kemudian melalui Ditjen Anggaran Kementerian Keuangan.

Diketahui kegiatan presentasi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) Tahun anggaran 2015 yang dilaksanakan di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, dibuka Kasubdit Explorasi dan Exploitasi Direktorat Panas Bumi Bapak Eddy Hindiarto Dj. Adapun yang mendampingi Walikota Tomohon yakni Kadis ESDM Jeane A. Bolang, SH, Kabag Humas FF Lantang,SSTP dan Kabid Energi Dinas ESDM.(efd)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*