Kamis, 18 Juli 2019

Antisiapsi ISIS, Pemkab Minsel Tingkatkan Pengawasan Warga Pendatang

AMURANG, (manadoterkini.com)-Sejumlah elemen masyarakat Kabupaten yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) meminta pemerintah daerah, khususnya instansi terkait seperti aparat pemerintah ditingkat Desa dan Kelurahan agar mengintesifkan pengawasan terhadap warga pendatang, yang status kependudukannya hanya sementara.

Langkah itu perlu dilakukan mengingat adanya lonjakan kehadiran warga pendatang pada Desember tahun lalu, yang kemungkinan sudah tidak kembali dan memilih menetap di Minsel. “Jika melihat kondisi yang ada sekarang, banyak sekali muka-muka baru yang tidak dikenal. Kondisi ini perlu diantisipasi pemerintah dengan melakukan pegawasan bagi warga pendatang yang terkesan bebas beraktivitas di daerah ini,” ujar Jonly Tumuyu dan Robby Porayow warga Minsel.

Namun demikian, keduanya menepis jika disebut langkah itu sebagai bentuk menutup diri dari berbagai hal, termasuk tamu luar daerah. Baik Tumuyu dan Porayow sama-sama menyebut, itu merupakan langkah antisipasi untuk mencegah, hal-hal yang tak diinginkan, apalagi dengan merebaknya informasi mengenai paham radikal semisal ISIS yang menyebar diberbagai wilayah.

“Kami masyarakat Minsel sangat terbuka, tapi tentunya soal pengawasan warga pendatang harus tetap dilakukan, apalagi bagi mereka yang tak mengantongi identitas jelas. Jangan sampai sudah terjadi sesuatu, baru mengambil langkah,” tandas Tumuyu dan Porayow.

Adapun bentuk pengawasan yang dimaksud yakni dengan melakukan pendataan secara rutin atau bahkan merazia warga pendatang yang menetap namun belum pernah melaporkan diri kepada pemerintah setempat.”Gandeng aparat keamanan, lakukan razia KTP atau tanda pengenal lain. Semua harus waspada, apalagi daerah kita merupakan wilayah yang rawan dijadikan pintu masuk jaringan kaum radikal seperti ISIS, hal ini karena Minsel merupakan jalur trans sulawesi,” tukas keduanya.

Sementara itu, Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE melalui Kabag Humas Pemkab Minsel Frangky Mamangkey SIP memastikan pengawasan dimaksud masuk dalam fokus kerja jajaran pemerintah daerah dengan menjalin kerjasama dengan aparat berwenang.

“Kalau bicara antisipasi terorisme, sudah menjadi fokus pemerintah daerah termasuk langkah awal berupa pengawasan warga pendatang,” katanya.

Dirinya menuturkan, berbagai perkembangan kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) diseluruh pelosok yang ada diwilayah Minsel tetap diikuti secara menyeluruh oleh pemerintah.

“Ada Kesbangpol yang selalu mengupdate berbagai perkembangan seputar kamtibmas. Lagi pula hal ini yang sering ditegaskan ibu bupati kepada jajaran pemerintah kecamatan, kelurahan dan Desa,” tandasnya.(dav)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*