Kamis, 17 Oktober 2019

Pengusaha di Manado Keluhkan Pemotongan Pajak Reklame 25 Persen

MANADO, (manadoterkini.com) – Pengusaha reklame di kota Manado, mengeluhkan pemotongan pajak 25 persen dari harga kontrak. Mereka menduga adanya permainan yang dilakukan Dinas Pendapatan Daerah Kota Manado.

“Kami kaget, tiba-tiba tahun 2015 ini sudah ada kebijakan pajak reklame harus 25 persen. Kalo tahun-tahun kemarin tidak begini.” Keluh salah satu pengusaha reklame.

Mereka mengakui kalau kebijakan dari Dispenda Manado tersebut sangat berat. “Pasti ada pengusaha yang tak mampu bayar ke pihak ketiga,” tandasnya.

Sementara itu Kadispenda Manado, Bismark Lumentut SE, yang dikonfirmasi membanta tudingan negatif terhadap Dinas yang dipimpinnya tersebut.

Bismark menjelaskan, untuk pembayaran pajak reklame ini sudah memakai sistim MPS (Menghitung Pajak Sendiri). “Sama seperti pajak rumah makan dan restoran. Cuma untuk MPS reklame pemberlakuannya nanti tahun 2015 ini,” kata Bismark.

Kebijakan ini diberlakukan untuk pajak reklame sudah sesuai aturan dalam perda. “Ada aturannya, Perda nomor 4 tahun 2009,” jelas Bismark.(ald)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*