Selasa, 17 September 2019

Epe tak Kuasa Menahan Tangis Melihat Ayahanda Terbujur Kaku

tomohon

Jefferson Rumajar tak kuasa menahan tangis melihat ayah tercinta terbujur kaku

TOMOHON, (manadoterkini.com) – Suasana haru disambut isak tangis keluarga dan kerabat, manakalah mantan Walikota Tomohon, Jefferson SM Rumajar SE, memasuki rumah duka Rumajar – Montolalu, untuk melihat almarhum Drs. Eddy Paulus Rumajar,SH, tidak lain adalah ayahanda tercinta di Kelurahan Talete Satu Tomohon Tengah, sekitar Pukul 17.30 Wita kemarin.

Para pelayat yang datang berempati dengan dukacita yang dialami keluarga ikut diliputi rasa haru dengan kedatangan Epe sapaan akrab mantan Walikota Tomohon itu. Meski merasa sedih, Epe berusaha tegar dan menyalami para pelayat yang begitu bersimpati dengan dukacita yang dialami keluarganya. Sembari mendekati peti mati dimana ayah tercinta terbujur kaku, Epe kemudian langsung memberikan ciuman dan akhirnya diapun tak kuasa menahan tetesan air mata yang jatuh.

“Saya merasa kehilangan. Kami anak-anak begitu mencintai orang tua. Sosok panutan yang baik bagi kami dalam keluarga dan lingkungan sekitar. Terima kasih kepada semua yang telah bersimpati dan menyatakan rasa duka kepada kami keluarga,” ucap Epe.

Ketua DPC GAMKI Tomohon Fadly Rumondor, mengaku ikut sedih dengan kepergian seorang sosok yang telah banyak memberi kontribusi positif bagi generasi muda dan pembangunan Tomohon. “Om Eddy (almarhum), sosok pribadi yang telah banyak memberi kontribusi bagi generasi muda dan pembangunan. Beliau memiliki komitmen yang besar, prinsip dan terkenal tegas terutama dalam mengajarkan banyak hal politik,” ungkap Rumondor.

Warga Tomohon dan bahkan dari luar Tomohon nampak memadati rumah duka Keluarga Rumajar-Montolalu, untuk menyampaikan rasa duka yang dialami oleh keluarga mantan Walikota pertama pilihan rakyat Tomohon itu.(tim)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*