Kamis, 17 Oktober 2019

Walikota Tomohon Nyatakan Tolak ISIS dan Terorisme

tolak isis tolak isis

TOMOHON, (manadoterkini.com) – Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak bersama jajarannya menghadiri apel bersama segenap komponen masyarakat Kota Tomohon yang bertajuk menolak terorisme, ISIS dan mendukung program brenti jo bagate yang digelar di halaman Polres Tomohon Senin (20/4) kemarin.

Kapolres Tomohon AKBP Monang Simanjuntak Sik, selaku pembina apel mengatakan kegiatan ini mempunyai nilai yang sangat strategis yang mempunyai tujuan menolak terorisme dan gerakan ISIS masuk di Tomohon.

Dikatakannnya ISIS bukanlah ajaran agama tetapi sesuatu ajaran yang bertentangan dengan pancasila dan merupakan paham radikal, oleh karena itu kata dia ISIS tidak boleh berkembang di Indonesia terlebih di Kota Tomohon. “Saya berharap masyarakat Tomohon tidak terpengaruh dengan ajaran tersebut,” ujar Simajuntak.

Simanjuntak juga mengimbau kepada seluruh masyarakat di kota Tomohon selalu waspada terhadap pergerakan terbuka ataupun terselubung kelompok radikal ini, dimulai dari lingkungan masing-masing dengan memperhatikan prilaku, cerama dan paham yang berlaku di masyarakat, bahkan ditegaskannya pihaknya bersama babinsa dan kamtibmas untuk tetap bersinergi dalam bersama-sama memerangi aktivitas, ataupun pergerakan para kelompok yang bisa saja masuk di Sulut terlebih di kota Tomohon.

Disela kegiatan Walikota Tomohon menuturkan pada dasarnya pandangan-pandangan serta sifat radikalisme harus ditolak dalam pemberlakuannya di Kota Tomohon karena hal itu akan merusak akan persatuan dan kesatuan masyarakat di Indonesia termasuk di kota Tomohon.

Dikatakannya menolak ISIS merupakan juga sikap pemerintah dan kepolisian agar tidak bisa masuk di Sulawesi utara terlebih di Tomohon, ditambahkannya dalam rangkaian menjaga keamanan dan ketertiban bersama, pemerintah kota bersama jajaran polres serta jajaran TNI, sekaligus juga para perangkat kelurahan agar tetap selalu memantau para tamu, pengunjung yang datang di Tomohon didalamnya harus tetap memberlakukan wajib lapor selama 24 jam. “Apabila didapati seseorang yang identitasnya tidak jelas, harus ditindaklanjuti melalui pencegahan-pencegahan dengan berkoordinasi bersama pihak polres,” katanya.

Eman juga mengimbau kepada masyarakat Kota Tomohon, apabila melihat ada hal-hal yang mencurigakan, atau ketika ada tamu yang mencurigakan dan tidak melaporkan diri disuatu lingkungan harus dilaporkan kepada pihak pemerintah kelurahan ataupun pihak kepolisian.

Dalam kesempata tersebut juga dilakukan penandatanganan ikrar penolakan terorisme, ISIS dan mendukung akan program brenti jo bagate. Hadir dalam apel para unsur masyarakat, unsur siswa SMU, organisasi masyarakat Brigade Manguni, unsure kepolisian dan TNI.(efd)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*