Sabtu, 21 September 2019

Peket C, Tendean : Tidak Ikut Ujian Dinyatakan Gugur

MANADO, (manadoterkini.com) – Kepala Dinas Pendidikan Kota Manado, Corry Tendean, mengatakan ujian paket C di Manado sebanyak 348 warga yang diikuti oleh peserta dari delapan PKBM didominasi peminat mata pelajaran IPS, selain IPA. Dimana peserta dapat memiliki sertifikat kelulusan atau ijazah setara SMA sehingga dapat digunakan untuk berbagai keperluan “Jika peserta tidak ikut ujian sama sekali, akan dinyatakan gugur dan tidak lulus serta tidak bisa mendapatkan ijazah paket ,”ujar Tendean.

Ujian Kelompok Belajar (Kejar) Paket C di Kota Manado, Sulawesi Utara, yang diikuti oleh para peserta yang berasal dari delapan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) tersebut adalah Pingkan yang mengutus 31 orang, Nyiur Melambai 28, Zaitun 28, Samtratulangi 57, PKBM Sulut 43 peserta. “Kemudian PKBM Grace 48 orang, Bareta mencapai 53 peserta dan PKBM Mandiri terdata 42 orang,” katanya.

Sebenarnya PKBM yang resmi terdaftar di Manado berjumlah 13 unit, tetapi yang mengirimkan pesertanya untuk ikut ujian kesetaraan hanya delapan. Tendean mengatakan, waktu pelaksanaan ujian kesetaraan paket C, bersamaan dengan UN untuk tingkat SMA, hanya saja jamnya berbeda, yakni pagi dan sore. “Kalau UN SMA reguler pelaksanaannya pada pagi hari, maka untuk kejar paket C dilakukan sore, dan selama tiga hari dengan jadwal yang kurang lebih hampir sama,” katanya.(alf)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*