Minggu, 15 September 2019

Tetty Kawal Rencana Pembangunan Minsel Hingga Musrenbangnas di Jakarta

Pusat Janjikan Bantuan Rp 100 Miliar Untuk Daerah

jakarta

Bupati hadiri Musrenbangnas di Jakarta

JAKARTA, (manadoterkini.com)-Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Rabu (29/4) siang tadi menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) tahun 2015 di Hotel Bidakara Jakarta. Tetty sapaan akrab Bupati Minahasa Selatan mengawal langsung rencana pembangunan di Minahasa Selatan untuk tahun 2016 mendatang.

Kegiatan Musrembangnas 2015 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2016 dengan tema “Mempercepat Pembangunan Infrastruktur untuk Meletakkan Fondasi Pembangunan yang Berkualitas” ini diprakasi oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Bappenas ini di laksanakan di Ruang Birawa, Hotel Bidakara, Jakarta ini. Bupati sendiri didampingi Kepala Bappeda Minsel Meidy Maindoka dan Kabag Humas Pemkab Minsel Frangky Mamangkey S.Sos.

Musrembangnas tersebut dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, dan pemerintah daerah (pemda), baik provinsi dan kabupaten/ kota dijanjikan akan mendapatkan bantuan dana hingga Rp100 miliar dari pemerintah pusat. Penambahan bantuan dana tersebut rencananya akan direalisasikan pada 2016 mendatang.

“Kemungkinan tahun 2016, setiap kabupaten/ kota akan kita berikan tambahan Rp 100 miliar,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat mrmberikan sambutannya saat membuka Musrenbangnas tahun 2015 ini.

Turut hadir dalam pembukaan Musrenbangnas, Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta menteri-menteri Kabinet Kerja, pimpinan lembaga negara, serta para gubernur dan bupati/wali kota.

“Memang akan diberikan itu, tapi tidak semuanya pada angka Rp 100 miliar. Karena kalau kita lihat, tahun 2016 direncanakan belanja transfer ke daerah meningkat Rp 106 triliun. Oleh sebab itu, upaya tambahan dana kabupaten/ kota sebesar Rp 100 miliar tadi memang harus kita lakukan secara hat-hati,” tegas Presiden.

Presiden menyatakan, penambahan dana itu tidak akan merata Rp 100 miliar untuk seluruh kabupaten/ kota.

“Artinya ada yang Rp 100 miliar, mungkin ada yang Rp 80 miliar, mungkin ada yang Rp 70 miliar,” ujar Jokowi.(dav)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*