Rabu, 16 Oktober 2019

Ratusan Guru di Minsel Terancam Kehilangan Tunjangan Fungsional dan Profesi

AMURANG, (manadoterkini.com)-Sebanyak 653 guru yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) terancam kehilangan haknya, seperti tunjangan fungsional dan tunjangan profesi.

Hilangnya tunjangan ini diakibatkan karena akan diberlukannya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Dalam aturan itu, pendidikan guru minimal harus Sarjana S1 jika ingin mendapatkan tunjangan.

Salah satu guru non sarjana di Amurang yang enggan membeberkan namanya mengatakan, pemberlakukan UU tersebut sangat tidak berpihak pada mereka yang sudah puluhan tahun mengabdi sebagai tenaga pengajar. “Kami belum punya uang untuk melanjutkan studi S1. Pemerintah kabupaten melalui instansi terkait kiranya bisa memperjuangkan nasib kami agar pemberlakukan UU tersebut tidak menjadi penentu nasib kami sebagai tenaga pengajar,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Minsel, Ollyvia Lumi SSTP tidak membatah hal tersebut. Dia menuturkan, pemberlakukan UU tersebut merupakan tantangan bagi Dikpora Minsel. Pihaknya pun sedang memikirkan solusi terbaik karena tenaga pengajar non sarajana di Minsel cukup banyak yang diperkirakan berjumlah 653 guru, dan tentu hal itu akan mempengaruhi dunia pendidikan di Minsel jika mereka diberhentikan.

“Kami sedang mencari solusinya. Yang pasti para guru non sarjana hingga kini tetap mengajar di seluruh sekolah seperti biasa,” ungkapnya.

Dia menuturkan, Dikpora Minsel sedang memenuhi klarifikasi sebagaimana yang diminta UU tersebut. Dia yakin pasti ada pengecualian terhadap penerapan aturan tersebut karena pasti akan mendapat penolakan karena hampir di semua daerah banyak guru non sarjana.

“Kemungkinan aturan itu tidak akan diberlakukan seluruhnya. Itu akan berdampak buruk bagi nasib para guru non sarjana jika memang diharuskan harus bergelar S1. Pasti banyak sekolah yang akan terlantar jika UU tersebut diberlakukan tanpa pengecualian,” pungkasnya.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*