Senin, 14 Oktober 2019

LPG 3 Kg Mulai Langka di Minsel, Warga Mengeluh

AMURANG, (manadoterkini.com) – Belakangan warga Minahasa Selatan mengeluhkan akan kelangkaan LPG 3 kg. Padahal LPG menjadi kebutuhan keseharian warga untuk memasak.

Menurut salah satu warga yang juga ibu rumah tangga Stefi Lolowang, kelangkaan gas 3 kg ini sudah berlangsung kurang lebih sepekan terakhir ini. “Sudah hampir seminggu ini, kami mengalami kesulitan mendapatkan gas 3 kg, kalaupun ada, sudah dinaikkan harganya menjadi Rp 25-30 ribu,” keluhnya.

Dirinya juga mengakui, meskipun harganya sudah dinaikkan dirinya terpaksa membeli karena memang dibutuhkan. “Apa boleh buat, biar mahal musti beli. Kalau tidak memasak keperluan dapur bagimana,” keluhnya lagi.

Kabag Perekonomian Minsel Adrian Sumuweng yang dikonfirmasi manadoterkini.com menyatakan bahwa kelanggakaan ini diakibatkan terganggunya pendistribusian. “Berdasarkan informasi yang kami terima, kapal pengangkut mengalami kerusakan sehingga pendistribusiannya terhambat,” katanya.

Lebih lanjut menurut mantan camat Sinonsayang ini, kelangkaan ini bukan karena terjadi pengurangan jumlah LPG. “Untuk ketersedian gasnya sendiri cukup, hanya saja pengangkutannya saja yang mengalami gangguan,” pungkasnya.

Sementara mengenai harga gas 3 kg yang dinaikkan secara sepihak, Sumuweng menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan di lapangan. “HET yang ditentukan adalah sebesar Rp 18 ribu, kalaupun dinaikkan seharusnya tidak bisa melebihi tingkat kewajaran yaitu Rp 19 ribu hingga Rp 19.500. Kita juga akan turun lapangan bersama tim,” tandasnya.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*